Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya produktivitas publikasi pendidikan matematika di Indonesia, namun dengan distribusi penelitian yang belum merata baik dari sisi wilayah, jenis penelitian, maupun fokus kajian. Tujuan penelitian ini adalah memetakan kecenderungan penelitian pendidikan matematika tahun 2024 melalui analisis bibliometrik terhadap publikasi yang terindeks SINTA. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan bibliometrik, di mana data diperoleh dari 27 jurnal pendidikan matematika terindeks SINTA dengan instrumen berupa lembar koding yang memuat kategori jumlah publikasi, distribusi lokasi penelitian, jenis penelitian, kata kunci, fokus penelitian, subjek penelitian, dan afiliasi peneliti. Teknik analisis dilakukan melalui klasifikasi, tabulasi, dan interpretasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 597 artikel yang dipublikasikan pada tahun 2024 dengan konsentrasi terbesar pada jurnal Mathline, Prima, dan Mathema; distribusi penelitian masih terpusat di Pulau Jawa; jenis penelitian didominasi oleh pengembangan (R&D) diikuti kualitatif deskriptif dan eksperimen; serta topik utama berfokus pada media pembelajaran, pemecahan masalah, literasi matematika, dan model pembelajaran inovatif, sementara pemanfaatan teknologi digital dan penelitian inklusif masih terbatas. Subjek penelitian lebih banyak siswa SMP, sedangkan guru, mahasiswa, dan siswa berkebutuhan khusus masih jarang diteliti, dengan afiliasi publikasi didominasi oleh universitas besar. Disimpulkan bahwa produktivitas penelitian pendidikan matematika di Indonesia cukup tinggi dan mulai selaras dengan agenda global, namun masih menghadapi tantangan dalam pemerataan wilayah, variasi metodologi, serta pemanfaatan teknologi mutakhir. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya strategi kolaborasi antarperguruan tinggi, penguatan penelitian berbasis digital, dan perhatian lebih pada pendidikan inklusif agar riset pendidikan matematika di Indonesia berdaya saing pada level internasional.