Gevbry Ranti Ramadhani Simamora, Gevbry
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Olahan Hasil Perikanan dan Pemasaran Digital sebagai Strategi Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir Kelurahan Klandasan Ulu Gevbry Ranti Ramadhani Simamora, Gevbry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2560

Abstract

Wilayah pesisir Kota Balikpapan memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar, namun pemanfaatannya oleh masyarakat nelayan masih terbatas pada penjualan ikan segar dan pengolahan sederhana sehingga nilai tambah produk belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan produk olahan ikan bernilai tambah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan persiapan, pra-pelatihan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Klandasan Ulu RT 003 Kota Balikpapan melalui pelatihan pengolahan ikan, pengemasan produk, dan pengenalan strategi pemasaran digital. Evaluasi dilakukan menggunakan pra-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengolah ikan menjadi produk rice box sambal ikan dan nugget ikan sebagai produk frozen food, serta peningkatan pemahaman mengenai pengemasan dan pemasaran berbasis digital. Produk yang dihasilkan dinilai memiliki potensi ekonomi dan peluang pasar yang baik. Kesimpulannya, program pengabdian ini efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dan mendorong terciptanya peluang ekonomi baru berbasis produk olahan perikanan yang berkelanjutan. Kata kunci : masyarakat pesisir, pemasaran digital, pemberdayaan masyarakat, pengolahan ikan, produk bernilai tambah