This Author published in this journals
All Journal Jurnal Edunitro
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Sistem Terintegrasi Pemberian Pakan Otomatis pada Akuarium Ikan Hias Air Tawar Berbasis IoT Tarigan, Janrinaldo; Ridwan, Ridwan; Seke, Fransiskus
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 6 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/zatr5b17

Abstract

Abstrak— Pemeliharaan ikan hias air tawar membutuhkan pengelolaan suhu, pH air, dan pemberian pakan yang konsisten agar ikan tetap sehat dan lingkungan akuarium stabil. Keterbatasan pemantauan manual sering mengakibatkan ketidakteraturan dalam perawatan, sehingga diperlukan sistem otomatis berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem terintegrasi berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mengontrol suhu, memantau pH, dan memberikan pakan secara otomatis pada akuarium ikan hias air tawar. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 sebagai pusat kendali. Sistem dilengkapi sensor suhu DS18B20, sensor pH 4502C, modul RTC DS3231, servo motor untuk pemberi pakan, serta aplikasi Blynk untuk pemantauan jarak jauh. Pengujian dilakukan selama lima hari untuk mengevaluasi kestabilan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga suhu air dalam rentang optimal (26–27°C) secara otomatis tanpa kesalahan pembacaan. Sensor pH menunjukkan nilai stabil (6,80–6,86), dan pemberian pakan dilakukan dua kali sehari dengan berat pakan 6–8 gram sesuai kebutuhan ikan. Sistem bekerja stabil dan responsif, serta dapat dipantau secara daring melalui smartphone. Implikasi dari penelitian ini adalah terciptanya solusi praktis dan efisien untuk pemeliharaan ikan hias secara otomatis, yang dapat diterapkan dalam skala rumah tangga maupun pendidikan. Sistem ini juga berpotensi dikembangkan lebih lanjut dengan fitur pengendalian kualitas air yang lebih kompleks.