Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Brand Gestalt terhadap revisit intention pada wisatawan yang mengunjungi Danau Toba, Kabupaten Samosir. Desain/metodologi/pendekatan – Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket kuesioner kepada 100 responden wisatawan yang mengunjungi Danau Toba, Kabupaten Samosir dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh dimensi Brand Gestalt yang terdiri dari storyscape dan sensescape terhadap revisit intention. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial storyscape dan sensescape berpengaruh positif dan signifikan terhadap revisit intention. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap revisit intention wisatawan. Keterbatasan penelitian – Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah sampel yang relatif terbatas dan hanya berfokus pada satu destinasi wisata, sehingga generalisasi hasil penelitian masih terbatas. Implikasi – Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian pemasaran destinasi wisata khususnya terkait konsep Brand Gestalt dalam membentuk niat kunjung ulang wisatawan. Secara praktis, temuan penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengelola destinasi Danau Toba Kabupaten Samosir untuk memperkuat narasi destinasi (storyscape) dan pengalaman sensorik wisatawan (sensescape) guna meningkatkan kunjungan ulang. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan pendekatan Brand Gestalt melalui integrasi dimensi storyscape dan sensescape dalam menjelaskan revisit intention dalam konteks destinasi wisata Danau Toba yang masih terbatas pada penelitian sebelumnya.