Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI BKM JAMI’ SABILILLAH DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI PEMUDA UNTUK MEWUJUDKAN KONDUSIVITAS MASYARAKAT DESA KUTOMULYO Ananda Al Dzuhri; Zulkarnain Abdurrahman
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): PENDALAS
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v6i1.762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi BKM Jami’ Sabilillah dalam meningkatkan partisipasi pemuda serta kontribusinya untuk mewujudkan kondusivitas masyarakat Desa Kutomulyo. Masjid sebagai institusi keagamaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Dalam konteks tersebut, BKM memiliki peran strategis dalam merancang dan melaksanakan program yang mampu melibatkan generasi muda secara aktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Desa Kutomulyo pada bulan Januari sampai Februari 2026. Informan penelitian dipilih secara purposive, meliputi pengurus BKM, tokoh masyarakat, pemuda yang terlibat, dan masyarakat sekitar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi BKM Jami’ Sabilillah meliputi kegiatan keagamaan, sosial, dan kepemudaan yang dirancang secara sistematis untuk meningkatkan keterlibatan pemuda. Bentuk partisipasi pemuda terlihat dalam partisipasi tenaga, pikiran, dan sosial, meskipun tingkat keterlibatannya belum sepenuhnya merata. Untuk meningkatkan partisipasi tersebut, BKM menerapkan strategi berupa pemberian ruang kepemimpinan kepada pemuda, pelibatan dalam musyawarah, penyelenggaraan kegiatan yang sesuai dengan minat generasi muda, serta pendekatan persuasif dan kekeluargaan. Strategi tersebut terbukti memberikan kontribusi positif terhadap kondusivitas masyarakat, yang ditandai dengan meningkatnya solidaritas sosial, berkurangnya aktivitas negatif pemuda, serta terjalinnya hubungan yang lebih harmonis antarwarga. Dengan demikian, strategi BKM Jami’ Sabilillah berperan penting tidak hanya dalam pembinaan keagamaan, tetapi juga dalam pemberdayaan pemuda dan penciptaan masyarakat yang aman, tertib, dan harmonis.