Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Beban Kerja Mental Pekerja Turn Around Menggunakan Metode NASA-TLX dan PVT-3 Pada Industri Pupuk Ermi Kusherawati; Adithya Sudiarno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1038

Abstract

Era Industri 4.0 menuntut peningkatan produktivitas dan efektivitas di berbagai sektor industri, termasuk dalam manajemen sumber daya manusia. Salah satu tantangan utama adalah meningkatnya tekanan kerja yang berdampak pada kelelahan fisik dan mental, terutama pada kegiatan intensif seperti Turn Around (TA). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi beban kerja mental pekerja TA menggunakan metode subjektif NASA-TLX dan pengukuran objektif kewaspadaan melalui PVT-3. Penelitian dilakukan pada 15 pekerja laki-laki berusia 19–42 tahun di industri pupuk di Gresik pada Mei–Juni 2025. Hasil NASA-TLX menunjukkan mayoritas pekerja mengalami beban kerja mental tinggi hingga sangat tinggi, dengan nilai rata-rata Weighted Workload Level (WWL) sesi pagi sebesar 84,67. Distribusi beban didominasi kategori tinggi dan sangat tinggi, dengan dimensi utama berupa Mental Demand dan Performance. Hasil PVT-3 menunjukkan 46,67% pekerja berada pada kategori performa buruk, 33,33% kategori sedang, dan 20% kategori baik, yang mengindikasikan penurunan kewaspadaan. Kombinasi hasil tersebut menunjukkan adanya tekanan kognitif dan risiko kelelahan yang signifikan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berupa rotasi kerja, optimalisasi waktu istirahat, dan strategi ergonomi berbasis data guna menjaga keselamatan serta produktivitas kerja secara berkelanjutan. Temuan ini juga memberikan implikasi praktis bagi manajemen dalam merancang kebijakan kerja yang adaptif dan berbasis bukti di lingkungan industri berisiko tinggi secara konsisten dan terukur.