Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kesesuaian Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Berdasarkan ISO 45001:2018 Menggunakan Metode Gap Analysis dan PDCA : (Studi kasus: PT Swabina Gatra) Muhammad Hafidz Bahaudin; Akhmad Wasiur Rizqi; Purwanto
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i2.1716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di PT Swabina Gatra berdasarkan standar internasional ISO 45001:2018. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya kesenjangan praktis antara prosedur formal perusahaan dan implementasinya di lapangan yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, studi dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan pihak manajemen HSE serta pekerja produksi. Instrumen evaluasi menggunakan checklist standar yang mencakup 26 subklausul ISO 45001:2018 untuk mengidentifikasi gap secara sistematis. Hasil analisis menunjukkan bahwa PT Swabina Gatra mencapai tingkat kesesuaian sebesar 73%, yang termasuk dalam kategori cukup baik. Namun, masih ditemukan celah sebesar 27% pada tujuh klausul utama, seperti konteks organisasi, kebijakan K3, identifikasi bahaya, kompetensi, komunikasi internal dan eksternal, serta tindakan perbaikan. Temuan tersebut diintegrasikan ke dalam model perbaikan berkelanjutan berbasis siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA). Simpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun organisasi memiliki landasan implementasi yang kuat, penguatan koordinasi antarunit dan standardisasi prosedur investigasi insiden sangat diperlukan untuk mencapai kepatuhan standar yang menyeluruh serta menjamin lingkungan kerja yang aman secara berkelanjutan.