Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN:MENINGKATKAN KESADARAN BELA NEGARA DARI KEPEDULIAN SOSIAL GENERASI MUDA Muhammad Abdilah; Shafwan Shauri Nasution; Hari Samudra; Nurul Khasanah; Aisyah Putri Ayu; Syifa Az-Zahra
Jurnal Moralita : Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Pendidikan dan Kewarganegaraan FKIP, Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ezrdhw08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran kepedulian sosial dalam meningkatkan kesadaran bela negara pada generasi muda. Kesadaran bela negara memiliki peran krusial dalam membangun dan mempertahankan keutuhan suatu negara. Namun, dalam era globalisasi ini, tantangan terkait kesadaran bela negara semakin kompleks, terutama di kalangan generasi muda yang cenderung terpapar pada pengaruh global.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara tingkat kepedulian sosial generasi muda dan tingkat kesadaran bela negara mereka. Generasi muda yang terlibat dalam kegiatan sosial, seperti pengabdian masyarakat, relawan, atau partisipasi dalam program-program sosial, cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik tentang tanggung jawab mereka terhadap negara.Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor yang dapat meningkatkan kepedulian sosial dan, pada gilirannya, meningkatkan kesadaran bela negara. Faktor-faktor tersebut meliputi pendidikan karakter, pengembangan keterampilan sosial, dan promosi nilai-nilai kebangsaan melalui media massa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan program-program pendidikan dan sosialisasi yang lebih efektif untuk meningkatkan kepedulian sosial dan kesadaran bela negara pada generasi muda. Dengan demikian, negara dapat memastikan bahwa generasi muda memiliki kesiapan dan komitmen untuk berperan aktif dalam memajukan dan melindungi keutuhan negara mereka.
Analisis Pengelolaan Museum Negeri Sumatera Utara dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisata Edukasi Budaya Aisyah Putri Ayu; Marwah Saputri Hsb; Rahmad Kurnia Daulay; Iqbal Naufal; Ahmad Fauzi Harahap; Sri Windari
Dampeng: Journal of Art, Heritage and Culture Vol. 2 No. 2 (2026): Dampeng: Journal of Art, Heritage and Culture
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/dampeng.v2i2.1125

Abstract

Museum Negeri Sumatera Utara memiliki peran penting sebagai lembaga pelestarian warisan budaya sekaligus sebagai destinasi wisata edukasi yang mendukung pembelajaran sejarah dan budaya masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Museum Negeri Sumatera Utara dalam meningkatkan daya tarik wisata edukasi budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan edukator museum, dokumentasi, serta studi pustaka. Analisis dilakukan berdasarkan komponen pariwisata yang meliputi daya tarik (attraction), aksesibilitas (accessibility), fasilitas (amenities), pelayanan tambahan (ancillary services), dan strategi pengembangan museum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa museum telah menerapkan pengelolaan koleksi yang baik melalui perawatan rutin, pengawasan oleh tenaga ahli, serta pengendalian suhu dan kelembapan ruangan untuk menjaga kelestarian koleksi. Dalam aspek edukasi, museum menyediakan layanan edukator yang memberikan penjelasan mengenai sejarah dan fungsi koleksi kepada pengunjung. Dari segi fasilitas, museum memiliki ruang pamer, perpustakaan, mushola, taman, area suvenir, penyewaan pakaian adat, mini coffee shop, dan area parkir yang mendukung kenyamanan pengunjung. Lokasi museum yang strategis juga memudahkan akses wisatawan dari berbagai daerah. Namun demikian, museum masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kebutuhan perawatan koleksi yang intensif, serta belum optimalnya promosi kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi promosi digital, pengembangan kegiatan kreatif, workshop, dan event budaya untuk meningkatkan minat kunjungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan museum yang efektif berkontribusi dalam meningkatkan daya tarik wisata edukasi budaya sekaligus mendukung pelestarian warisan sejarah dan budaya daerah.