Farikhah, Lu'lu Yatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Pepaya (Carica papaya) dan Daun Betadine (Jatropha multifidi) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus epidermidis Farikhah, Lu'lu Yatul
Cendana Medical Journal Vol 14 No 1 (2026): Cendana Medical Journal
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/cmj.v14i1.23343

Abstract

Staphylococcus epidermidis merupakan bakteri yang normal terdapat pada kulit manusia dan dapat menyebabkan infeksi serius apabila masuk ke dalam jaringan tubuh melalui luka terbuka atau alat medis. Penggunaan antiseptik sintetis dalam jangka panjang dapat menimbulkan iritasi kulit dan gangguan mikrobiota, sehingga mendorong dicarinya alternatif antiseptik alami yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan efektivitas antibakteri ekstrak daun pepaya (Carica papaya) dan ekstrak daun betadine (Jatropha multifida) terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis. Kedua tanaman tersebut diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan terpenoid yang berperan sebagai antibakteri alami. Metode yang digunakan adalah difusi cakram dengan konsentrasi ekstrak 25%, 50%, 75%, dan 100%. Pengujian dilakukan dengan cara menginkubasi bakteri dalam media MHA yang telah diberi cakram berisi ekstrak selama 2x24 jam pada suhu 37°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 100% dari kedua jenis ekstrak menghasilkan zona hambat terbesar, yaitu masing-masing 15 mm. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak daun betadine dan ekstrak daun pepaya sama-sama efektif pada konsentrasi tinggi. Penelitian ini memperkuat potensi pemanfaatan tanaman lokal sebagai bahan antiseptik alternatif yang ramah lingkungan dan mudah diperoleh, terutama bagi daerah masyarakat yang aksesnya terbatas terhadap antiseptik komersial.