Perkembangan media sosial yang pesat telah mengubah pola perilaku konsumsi, khususnya dalam mendorong terjadinya pembelian impulsif pada generasi muda. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga berkembang menjadi platform pemasaran digital yang memengaruhi emosi, persepsi, dan keputusan pembelian konsumen secara cepat dan real time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh social media community, social media advertisement, dan effort expectancy terhadap impulsive buying intention serta dampaknya terhadap impulsive buying behavior pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner daring kepada 203 responden Generasi Z di wilayah Jabodetabek yang aktif menggunakan media sosial. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social media community, social media advertisement, dan effort expectancy berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying intention. Selanjutnya, impulsive buying intention terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying behavior. Temuan ini mengindikasikan bahwa interaksi sosial dalam komunitas digital, paparan iklan media sosial yang persuasif, serta kemudahan penggunaan platform berperan penting dalam membentuk dorongan pembelian impulsif dan perilaku pembelian spontan konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian perilaku konsumen digital serta implikasi praktis bagi pelaku bisnis dalam merancang strategi pemasaran media sosial yang lebih efektif dan bertanggung jawab