Sistem presensi manual di lingkungan pendidikan sering mengalami kendala seperti kecurangan (titip absen), pencatatan yang tidak akurat, serta keterlambatan dalam proses administrasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem Face ID untuk presensi otomatis yang terintegrasi dengan sistem web, serta dilengkapi fitur pengiriman laporan kehadiran secara real-time melalui aplikasi Telegram. Sistem ini menggunakan modul ESP32-CAM sebagai alat perekaman atau pengambilan data wajah dan metode Facial Landmark Detection untuk proses identifikasi. Studi kasus dilakukan di SMP PGRI 1 Cilacap, dengan populasi siswa yang besar serta kebutuhan tinggi terhadap sistem kehadiran. Penerapan sistem ini mampu meminimalkan kesalahan dalam pencatatan serta mengurangi potensi kecurangan dalam absensi siswa. Verifikasi kehadiran dilakukan menggunakan Face ID yang dilengkapi dengan fitur deteksi kedipan mata (blink eye), sehingga meningkatkan tingkat keamanan sistem dan mencegah upaya manipulasi seperti menggunakan foto untuk melakukan presensi palsu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil menjalankan seluruh fitur sesuai kebutuhan, seperti proses perekaman wajah, pengenalan identitas, pencatatan waktu hadir, serta pelaporan presensi. Hasil yang diperoleh dengan metode System Usability Scale (SUS) menunjukkan bahwa rata-rata skor yang diperoleh mencapai 80%, di mana mayoritas responden menilai sistem berada dalam kategori "Acceptable", yang menandakan bahwa sistem ini tergolong mudah digunakan oleh pengguna. Sistem ini terbukti efektif dalam transparansi proses kehadiran siswa serta dapat diimplementasikan lebih luas di lingkungan pendidikan.