⁠Najmah, ⁠Najmah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DETERMINASI SOSIAL DAN LINGKUNGAN TERHADAP RISIKO INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI PERMUKIMAN TAMBANG BATUBARA: TINJAUAN LITERATUR Munawwaroh, Fikriyyah; ⁠Najmah, ⁠Najmah; Liberty, Iche Andriyani
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 10, No 2 (2026): APRIL: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMMUN
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v10i2.37955

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak usia balita (bawah lima tahun), terutama di wilayah dengan degradasi lingkungan seperti permukiman sekitar pertambangan batubara. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis antara determinan sosial dan lingkungan dalam paparan polusi pertambangan batubara. Pendekatan ini memberikan dasar ilmiah bagi perumusan intervensi lintas sektor melalui pengendalian polusi udara, perbaikan kualitas hunian, pendidikan kesehatan keluarga, dan kebijakan kesehatan lingkungan berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan sosial dan lingkungan yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada anak balita di kawasan permukiman tambang batubara melalui pendekatan systematic literature review. Penelitian menggunakan metode systematic literature review terhadap artikel ilmiah peer-reviewed yang diterbitkan tahun 2020-2025 melalui basis data PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, ResearchGate, dan DOAJ dengan panduan PRISMA. Kualitas metodologis studi dievaluasi menggunakan Joanna Briggs Institute Critical Appraisal Checklist. Dari 756 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 17 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Hasil sintesis menunjukkan determinan sosial seperti rendahnya pendidikan ibu, rendahnya pendapatan rumah tangga, serta kebiasaan merokok di dalam rumah, bersama determinan lingkungan seperti ventilasi rumah yang buruk, kepadatan hunian tinggi, jarak tempat tinggal kurang dari 1 km dari lokasi tambang, dan paparan polusi udara partikulat, secara konsisten berkaitan dengan peningkatan risiko ISPA pada anak balita. Hasil ini menunjukkan bahwa kejadian ISPA pada anak di wilayah pertambangan batubara dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara kerentanan sosial dan paparan lingkungan.