Sastra digital Arab memiliki potensi penting sebagai wadah populer dan pembentuk wacana seperti pada aplikasi X di akun “Ahlam Mustaghamni”. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kedua hal sebelumnya, melalui penggunaan metafora konseptual Lakoff dan Jhonson diantaranya : strukturak, orientasional dan ontologis. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan critical discourse. Untuk menganalisis makna teks sastra, penelitian ini menggunakan teori metafora konseptual. Penelitian ini menggunakan tehnik baca catat. Adapun objek penelitian ini adalah unggahan Ahlam Mustagamni dalam aplikasi x pada 22 Desember 2025. Analisis penelitian ini diantaranya : menganalisis dan mengklasifikasi penggunaan metafora konseptual dalam unggahan yang dijadikan data penelitian, mengidentifikasi data berdasarkan faktor populer di dalam sastra. Kemudian mengkritik data berdasarkan kognisi dan konteks sosial untuk mengetahui ideologi penulis melalui cuitan sastra yang diunggah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks sastra yang diunggah oleh Ahlam menggunakan gaya bahasa metafora konseptual. Metafora di dalam teks sastra bersifat universal, sehingga pengguna X dapat menginterpretasikan teks berdasarkan makna implisit yang tertuang di dalam tulisan Ahlam. Penggunaan metafora konseptual dalam cuitan sastra yang diunggah Ahlam memberikan respon aktif dari pengguna X. Hal demikian menjadikan unggahan tersebut sebagai popularitas mengenai gagasan Ahlam sebagai pemilik akun. Selain itu, cuitan sastra Ahlam membentuk wacana berdasarkan penggunaan metafora konseptual dalam unggahannya.