Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Teguh di Tengah Tantangan: Kontribusi Grit terhadap Career Adaptability pada First-Generation College Students Khalisa, Syifa Azkia; Primanita, Rida Yanna
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 2 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i2.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi grit terhadap career adaptability pada mahasiswa first-generation college students (FGCS) di Sumatera Barat. FGCS merupakan kelompok mahasiswa yang menghadapi berbagai hambatan akademik, sosial, dan karier, sehingga memerlukan sumber daya psikologis internal untuk meningkatkan kemampuan adaptasi karier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 119 mahasiswa FGCS yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Grit-S dan Career Adapt-Abilities Scale (CAAS), kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grit memiliki kontribusi yang signifikan terhadap career adaptability (p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,472 menunjukkan bahwa grit memberikan kontribusi sebesar 47,2% terhadap career adaptability, sedangkan 52,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Secara deskriptif, tingkat grit berada pada kategori sedang, sedangkan career adaptability berada pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa grit merupakan faktor internal penting yang mendukung kemampuan adaptasi karier pada mahasiswa FGCS dalam menghadapi tantangan akademik dan transisi ke dunia kerja.
Teguh di Tengah Tantangan: Kontribusi Grit terhadap Career Adaptability pada First-Generation College Students Khalisa, Syifa Azkia; Primanita, Rida Yanna
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 2 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i2.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi grit terhadap career adaptability pada mahasiswa first-generation college students (FGCS) di Sumatera Barat. FGCS merupakan kelompok mahasiswa yang menghadapi berbagai hambatan akademik, sosial, dan karier, sehingga memerlukan sumber daya psikologis internal untuk meningkatkan kemampuan adaptasi karier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 119 mahasiswa FGCS yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Grit-S dan Career Adapt-Abilities Scale (CAAS), kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa grit memiliki kontribusi yang signifikan terhadap career adaptability (p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,472 menunjukkan bahwa grit memberikan kontribusi sebesar 47,2% terhadap career adaptability, sedangkan 52,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Secara deskriptif, tingkat grit berada pada kategori sedang, sedangkan career adaptability berada pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa grit merupakan faktor internal penting yang mendukung kemampuan adaptasi karier pada mahasiswa FGCS dalam menghadapi tantangan akademik dan transisi ke dunia kerja.
Menjembatani Kesenjangan Komunikasi: Strategi Pengurangan Phubbing dengan Pendekatan Token Ekonomi Pada Remaja Madya Putri, Naila Chantika; Muslimah, Aulia; Fitriani, Reka; Khalisa, Syifa Azkia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.112259

Abstract

Phubbing atau kebiasaan mengabaikan lingkungan sosial untuk fokus pada ponsel, telah menjadi fenomena yang semakin mengkhawatirkan di kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendekatan token ekonomi dalam memodifikasi perilaku phubbing pada kelompok usia remaja madya. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pra-ujicoba dan pasca-uji coba yang melibatkan remaja madya sebagai subjek penelitian. Intervensi dilakukan selama 7 hari dengan setiap hari nya sebanyak dua sesi dalam rentang waktu satu jam per sesi, di mana subjek menerima token sebagai bentuk reinforcement positif setiap kali mereka berhasil mengurangi perilaku phubbing sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan yang konsisten dalam frekuensi dan durasi phubbing di kalangan subjek penelitian. Durasi rata-rata menurun dari 5,4 menit per sesi menjadi 0,6 menit per sesi. Selain itu, tingkat kepatuhan subjek terhadap sistem token ekonomi meningkat, yang menunjukkan bahwa insentif token efektif dalam memotivasi perubahan perilaku.
Dibalik Layar Internet: Potret Pengetahuan Seksual Berdasarkan Penggunaan Internet Siswa SD di Kota BukittinggI Khalisa, Syifa Azkia; Primanita, Rida Yanna
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pengetahuan seksual berdasarkan penggunaan internet pada siswa sekolah dasar di Kota Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan partisipan siswa kelas V dan VI yang mengisi kuesioner mengenai intensitas serta tujuan penggunaan internet dan pengetahuan seksual. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa menggunakan internet untuk hiburan dan komunikasi, namun beberapa terpapar konten seksual. Tingkat pengetahuan seksual bervariasi; ada yang memahami dengan baik, namun sebagian masih keliru. Berdasarkan teori literasi digital yang dikembangkan oleh Livingstone dan Haddon, kemampuan anak dalam mengevaluasi informasi daring berpengaruh pada kualitas pengetahuannya. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya peran bimbingan orang tua dan guru agar anak mengakses informasi sesuai usia