Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Syariah Indonesia dan BCA Syariah Menggunakan Metode Sharia Conformity and Profitability (SCNP) Tahun 2022-2024 M. Yusuf Daniel Siregar; Calen, Calen; Richard Berlien
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i3.9840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan BCA Syariah dengan menggunakan metode Sharia Conformity and Profitability (SCnP) selama periode 2022–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengukuran kinerja bank syariah yang tidak hanya menilai aspek profitabilitas, tetapi juga tingkat kepatuhan terhadap prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan kedua bank. Analisis dilakukan melalui pengukuran rasio sharia conformity (Islamic Investment Ratio, Islamic Income Ratio, dan Profit Sharing Ratio) serta rasio profitabilitas (ROA, ROE, dan NPM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa BSI memiliki tingkat profitabilitas yang lebih tinggi dibandingkan BCA Syariah, ditunjukkan oleh peningkatan konsisten pada rasio ROA, ROE, dan NPM. Namun, BCA Syariah menunjukkan tingkat kepatuhan syariah yang lebih baik dibandingkan BSI. Berdasarkan analisis SCnP, BSI secara konsisten berada pada kuadran Lower Right Quadrant (LRQ), yang mencerminkan profitabilitas tinggi namun kepatuhan syariah relatif lebih rendah. Sebaliknya, BCA Syariah berada pada kuadran Upper Left Quadrant (ULQ), yang menunjukkan kepatuhan syariah tinggi tetapi profitabilitas lebih rendah. Temuan ini mengindikasikan adanya trade-off antara pencapaian profitabilitas dan kepatuhan syariah dalam operasional perbankan syariah. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi manajemen bank dan regulator dalam meningkatkan keseimbangan antara kinerja finansial dan prinsip syariah.
Analisis Hubungan Sentimen Investor, Volume Perdagangan dan Kebijakan Moneter pada Perkembangan Pasar Modal Di Indonesia (Studi: Perusahaan Sub Sektor Minyak dan Gas (Migas) yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021 – 2023) Wizdan Azmi Rachmad Ginting; Richard Berlien; Calen, Calen
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 3 (2026): Mei
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i3.10096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sentimen investor, volume perdagangan, dan kebijakan moneter terhadap perkembangan pasar modal di Indonesia dengan fokus pada perusahaan subsektor minyak dan gas (MIGAS) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2021–2023. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan, publikasi resmi, serta data sekunder terkait, yang dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen investor yang diproksikan dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sebaliknya, volume perdagangan tidak berpengaruh signifikan terhadap IHSG. Sementara itu, kebijakan moneter yang diproksikan dengan BI Rate terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap IHSG. Secara simultan, ketiga variabel independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap perkembangan pasar modal. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi investor, otoritas kebijakan, dan emiten subsektor MIGAS dalam memahami dinamika pasar modal Indonesia serta merumuskan strategi pengambilan keputusan yang lebih tepat