Anisa, Wava
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI RINGKAS ANALISIS BREAK-EVEN POINT DALAM MENENTUKAN VOLUME PENJUALAN MINIMUN PADA UMKM LOKAL (BATIK SRIKANDI) Puspita, Indah Lia; Nadia, Silva; Maryam, Siti; Anisa, Wava; Putri, Novrilia
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.9974

Abstract

ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in the economy; however, they still encounter challenges in financial planning, particularly in determining appropriate selling prices and minimum sales targets due to limited understanding of cost structures. This community service activity aims to enhance the financial literacy of MSME actors through the application of Break-Even Point (BEP) analysis as a basis for determining minimum sales volume at Batik Srikandi MSME in Lampung. The method employed is an educative-participatory approach, implemented through stages of problem identification, material delivery, simulation of calculations based on real business data, and evaluation of participants’ understanding. The results indicate that participants gained a better understanding of the relationship between costs, sales volume, and profit. Based on the calculation, the break-even point was determined to be 200 units, which serves as the minimum sales threshold to avoid losses. In addition, participants demonstrated improved ability to identify cost components, calculate BEP, and interpret the results to support business decision-making. Thus, BEP analysis is proven to function not only as a computational tool but also as a strategic instrument in business planning and cost control. These findings highlight that data-driven educational approaches are effective in improving managerial capacity and supporting the sustainability of MSME financial performance. ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian, namun masih menghadapi kendala dalam perencanaan keuangan, khususnya dalam menentukan harga jual dan target penjualan minimum akibat keterbatasan pemahaman terhadap struktur biaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM melalui penerapan analisis Break-Even Point (BEP) sebagai dasar penentuan volume penjualan minimum pada UMKM Batik Srikandi Lampung. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, penyampaian materi, simulasi perhitungan berbasis data riil usaha, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai hubungan antara biaya, volume penjualan, dan laba. Berdasarkan perhitungan, diperoleh titik impas sebesar 200 unit, yang menjadi batas minimum penjualan agar usaha tidak mengalami kerugian. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi komponen biaya, menghitung BEP, serta menginterpretasikan hasilnya untuk mendukung pengambilan keputusan usaha. Dengan demikian, analisis BEP terbukti tidak hanya berfungsi sebagai alat perhitungan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam perencanaan usaha dan pengendalian biaya. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis data riil efektif dalam meningkatkan kapasitas manajerial dan mendukung keberlanjutan kinerja keuangan UMKM.