Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kelelahan terhadap Kinerja Awak Sarana Perkeretaapian Daop 1 Jakarta: Uji Moderasi Usia Krismanti, Ully; Puspita Ningrum, Nabila; Mu’tadin, Zainun
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 27 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v27i2.2419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kelelahan terhadap kinerja awak sarana perkeretaapian di Daerah Operasi 1 Jakarta, dengan usia sebagai variabel moderator. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 285 responden yang dipilih melalui teknik non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen terstandar dan tervalidasi, yaitu Individual Work Performance Questionnaire dan Fatigue Severity Scale, dengan analisis data menggunakan bantuan JASP 19. Model regresi yang mencakup kelelahan, usia, dan interaksi antara kelelahan dan usia terbukti signifikan secara simultan (p < 0,001), dengan nilai R²=0,149. Secara parsial, kelelahan berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja dengan koefisien –0,249 (p=0,004). Usia juga berpengaruh negatif signifikan terhadap kinerja (p=0,037). Namun, usia tidak terbukti memoderasi pengaruh kelelahan terhadap kinerja (p=0,150). Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan kelelahan guna menjaga kinerja, terutama dalam pekerjaan yang berdampak pada keselamatan transportasi publik seperti perkeretaapian. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang psikologi industri dan organisasi, khususnya dalam memahami faktor psikologis dan demografis yang memengaruhi kinerja dalam pekerjaan yang menuntut konsentrasi tinggi dan ketahanan fisik. Keterbatasan penelitian ini belum sepenuhnya menjelaskan faktor lain yang memengaruhi kinerja. Penelitian bersifat kontekstual, dilakukan pada pekerjaan dengan karakteristik khusus, sehingga generalisasi hasil masih terbatas. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal, menambah variabel lain, serta memperluas objek dan data untuk meningkatkan validitas dan generalisasi. Kajian manajemen kelelahan dan faktor psikologis-organisasi juga penting bagi kebijakan keselamatan kerja.