Background: Treatment adherence and quality of life in patients living with HIV (PLHIV) remain serious issues. Patient spirituality may be a solution because it can provide peace of mind and have a positive psychological impact. Purpose: To analyze the influence of spirituality on treatment availability and quality of life in patients living with human immunodeficiency virus (PLHIV). Method: A systematic review and selection of articles based on the eligibility criteria of Population, Intervention, Comparator, Outcome (PICO) were obtained from three major databases: PubMed, Scopus, and Proquest. Keywords used included "antiretroviral therapy or antiretroviral therapy and HIV and AIDS." Inclusion criteria included full-text articles with quasi-experimental and cross-sectional study designs published between 2019 and 2024. Article quality was assessed using the JBI Critical Appraisal Tool. Results: Seventeen identified articles demonstrated that good spirituality in HIV patients can improve treatment adherence and quality of life. Furthermore, the relatively balanced distribution of effect estimates indicates the absence of bias, as demonstrated by the balance between the left and right plots. Conclusion: The spirituality model demonstrates a positive effect on treatment adherence and quality of life in HIV patients. Suggestion: Healthcare workers are advised to integrate spirituality-based nursing homes for HIV patients. Keywords: Adherence; People Living with Human Immunodeficiency Virus; Quality of Life; Spirituality. Pendahuluan: Kepatuhan minum obat dan kualitas hidup pasien ODHIV masih menemui masalah yang serius. Spiritualitas pasien mampu menjadi solusi karena dapat memberikan ketenangan dan mampu berdampak positif pada psikologis pasien. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh spiritualitas terhadap kepatuhan minum obat dan kualitas hidup pasien orang dengan human immunodeficiency virus (ODHIV). Metode: Systematic review dan artikel diseleksi berdasarkan kriteria kelayakan Population Intervetion, Comparator Outcome (PICO), diperoleh dari tiga basis data utama, yaitu PubMed, Scopus, dan Proquest. Kata kunci yang digunakan meliputi “Spiritual or religious and adherence antiretroviral or antiretroviral therapy and HIV and AIDS.” Kriteria inklusi mencakup artikel full-text dengan desain penelitian quasi-experimental dan cross-sectional study yang dipublikasikan pada periode 2019–2024. Penilaian kualitas artikel dalam penelitian ini dilakukan menggunakan JBI Critical Apprasial. Hasil: Berdasarkan 17 artikel yang ditemukan, menunjukkan bahwa spiritualitas yang baik pada pasien HIV dapat meningkatkan kapatuhan minum obat dan kualitas hidup pasien. Selain itu, sebaran estimasi efek yang relatif seimbang menunjukkan tidak adanya bias, yang ditunjukkan oleh keseimbangan antara plot kiri dan kanan pada analisis. Simpulan: Model spiritualitas menunjukkan pengaruh yang baik untuk kepatuhan minum obat dan kualitas hidup pada pasien HIV. Saran: Tenaga kesehatan disarankan untuk mengintegrasikan asuhan keperawatan berbasis spiritualitas pada pasien dengan HIV. Kata Kunci: Kepatuhan; Kualitas Hidup; Orang dengan Human Immunodeficiency Virus (ODHIV); Spiritualitas.