Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi komunitas perempuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota WKRI Paroki Santo Yusup Blitar dalam memproduksi lulur tradisional berbahan alami sebagai peluang usaha rumah tangga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan mitra, sosialisasi program, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Bahan utama yang digunakan dalam pelatihan meliputi kunyit, temulawak, dan tepung beras yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai manfaat bahan alami, proses pembuatan lulur yang higienis, serta keterampilan dalam memproduksi lulur secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran peserta terhadap potensi ekonomi produk lulur sebagai salah satu bentuk usaha sederhana berbasis rumah tangga. Dengan demikian, pelatihan produksi lulur tradisional tidak hanya memberikan manfaat pada aspek keterampilan praktis, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan penguatan kemandirian ekonomi berbasis komunitas.