Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Komunikasi Humas Dinas Pertanian Sumatera Selatan dalam Mempertahankan Citra Program Pertanian Berkelanjutan Hoirunnisa, Patimah; Nugraha, Reno Dwi
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 8 No. 2 (2026): April
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v8i2.2119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi kehumasan yang diterapkan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Sumatera Selatan dalam upaya menjaga citra program pertanian berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Informan penelitian melibatkan tiga kelompok yang berperan langsung dalam proses komunikasi publik, yaitu pihak Humas DPTPH Provinsi Sumatera Selatan, bidang penyuluh pertanian, serta petani sebagai penerima manfaat program. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, pengamatan langsung terhadap aktivitas penyuluhan dan sosialisasi program, observasi pengelolaan akun media sosial resmi DPTPH, serta telaah dokumen berupa laporan kegiatan dan materi publikasi digital. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis mengacu pada Teori Citra Frank Jefkins yang berpandangan bahwa citra organisasi terbentuk melalui komunikasi yang berlangsung secara konsisten, memiliki kredibilitas, dan berkesinambungan, serta tercermin dalam empat dimensi citra, yakni citra bayangan, citra yang berlaku, citra yang diharapkan, dan citra majemuk. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi langsung melalui kegiatan penyuluhan berperan signifikan dalam membangun kepercayaan petani, sedangkan pemanfaatan komunikasi digital masih belum berjalan optimal sehingga memunculkan perbedaan persepsi di kalangan publik. Hasil ini menegaskan bahwa kesesuaian antara komunikasi internal organisasi dan respons publik eksternal menjadi faktor penting dalam memperkuat citra program pertanian berkelanjutan.