Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi Dinanti, Dara Antika Usmi; Astriani, Devi; Fitriana, Avincennia Vindy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan ukuran perusahaan terhadap praktik manajemen laba pada perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Pengujian dilakukan baik secara parsial maupun simultan guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi praktik manajemen laba dalam entitas yang menjadi objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel CSR dan ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat pengungkapan CSR maupun besar kecilnya perusahaan tidak secara langsung menentukan ada atau tidaknya praktik manajemen laba. Secara simultan, kedua variabel tersebut hanya mampu menjelaskan sebesar 1,4% variasi dalam manajemen laba, sementara sisanya sebesar 98,6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks sektor barang konsumsi, CSR dan ukuran perusahaan bukan merupakan determinan utama dalam praktik manajemen laba. Secara teoritis, hasil penelitian ini mendukung Teori Keagenan dan Teori Legitimasi yang menyatakan bahwa kedua variabel tersebut tidak selalu memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku manajemen dalam mengelola laba.Secara praktis, penelitian ini memberikan implikasi bagi investor bahwa pengungkapan CSR dan ukuran perusahaan tidak dapat dijadikan satu-satunya indikator dalam mendeteksi praktik manajemen laba. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang lebih mendalam dengan mempertimbangkan variabel lain agar pengambilan keputusan investasi menjadi lebih akurat dan tepat.