Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Enterprise Risk Management dalam Mengakselerasi Peningkatan Nilai Perusahaan Nugraha, Ahmad Rafli; Astuti, Cantika Wati Famly; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7693

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kompleksitas dan dinamika risiko bisnis dalam lingkungan global yang penuh ketidakpastian, yang menuntut perusahaan untuk mengadopsi pendekatan manajemen risiko yang terintegrasi guna menjaga stabilitas serta mengakselerasi peningkatan nilai perusahaan. Enterprise Risk Management (ERM) tidak lagi dipandang sekadar sebagai mekanisme mitigasi risiko, melainkan sebagai instrumen strategis yang mampu menciptakan nilai melalui peningkatan kualitas pengambilan keputusan dan penguatan tata kelola perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara komprehensif implementasi ERM dalam mengakselerasi nilai perusahaan serta mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang menentukan keberhasilan maupun kegagalannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui systematic literature review terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025 yang relevan dengan topik ERM, nilai perusahaan, dan tata kelola risiko. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi ERM yang efektif dan transparan mampu menurunkan asimetri informasi, meningkatkan kepercayaan investor, serta memperkuat stabilitas kinerja keuangan yang berimplikasi positif terhadap peningkatan nilai perusahaan. Selain itu, ERM juga berperan sebagai sinyal strategis yang mencerminkan kualitas manajemen dan kesiapan perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian. Namun demikian, temuan juga mengindikasikan bahwa dampak ERM tidak selalu linier dan positif, karena sangat dipengaruhi oleh kualitas pengungkapan, integritas manajerial, serta efektivitas sistem pengendalian internal. Pengungkapan risiko yang berlebihan tanpa diimbangi strategi mitigasi yang jelas justru berpotensi menimbulkan persepsi negatif di pasar. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa ERM hanya dapat berfungsi sebagai akselerator nilai perusahaan apabila diimplementasikan secara kredibel, terintegrasi, dan selaras dengan strategi bisnis jangka panjang, serta didukung oleh tata kelola yang kuat dan transparansi informasi yang berkualitas.
Budgetary Slack: Mekanisme Fleksibilitas Anggaran atau Eksploitasi Asimetri Informasi? Nugraha, Ahmad Rafli; Mukhtaruddin, Mukhtaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7723

Abstract

Budgetary slack remains a pivotal and widely debated issue within management accounting, particularly in relation to its influence on resource allocation, performance evaluation, and managerial behavior. This study aims to evaluate the nature of budgetary slack by examining whether it functions as a rational mechanism that enhances operational flexibility or as an opportunistic practice driven by information asymmetry between subordinates and superiors. To achieve this objective, the research employs a Systematic Literature Review (SLR) approach by analyzing empirical studies published between 2020 and 2025, predominantly sourced from SINTA-indexed journals and Google Scholar databases. The review focuses on identifying key behavioral factors, organizational conditions, and control mechanisms that contribute to the emergence and persistence of budgetary slack within organizations. The findings reveal a complex and multidimensional phenomenon. On one hand, budgetary slack can serve as a strategic buffer that allows managers to cope with environmental uncertainty, reduce performance pressure, and maintain organizational stability. In uncertain and dynamic environments, the presence of slack may facilitate more realistic planning and prevent dysfunctional decision-making. On the other hand, budgetary slack is often criticized for encouraging opportunistic behavior, where subordinates intentionally underestimate capabilities or overestimate resource needs to create easily achievable targets, thereby maximizing personal benefits. This study concludes that the overall impact of budgetary slack is highly contingent upon the organizational context, including the effectiveness of internal control systems, the degree of organizational commitment, leadership style, and the integrity of the budgeting process.