Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ekosentrisme dalam Perspektif Sosial-Ekologis: Sinergi antara Manusia dan Alam Alfifah, Sania Citra; Sarjan, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8393

Abstract

Krisis lingkungan global yang semakin nyata, seperti perubahan iklim, deforestasi, hilangnya keanekaragaman hayati, serta pencemaran air ddan tanah, menunjukkan adanya ketidakseimbangan hubungan antara manusia dan alam. Kondi ini banyak dipengaruhi oleh paradigm antroposentris yang menempatkan manusia sebagai pusat utama dan alam sebagai objek pemanfaatan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji ekosentrisme dalam perspektif sosial-ekologis sebagai pendekatan alternatif dalam membangun hubungan yang lebih harmonis antara manusia dan alam. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatis melalui studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal, buku dan referensi ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekosentrisme memandang manusia sebagai bagian integral dari ekosistem sehingga seluruh komponen alam memiliki nilai intrinsik yang harus dihargai, bukan hanya semata-mata berdasarkan manfaat ekonominya. Dalam perspektif sosial-ekologis, keberlanjutan lingkungan tidak dapat dipisahkan dari sistem sosial, budaya, ekonomi, dan kebijakan yang membentuk prilaku manusia terhadap alam. Sinergi antara manusia dan alam diwujudkan melalui prinsip keseimbangan, tanggung jawab moral, resiliensi sosial-ekologis, serta pemanfaatan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam. Implementasi ekosentrisme dalam kehidupan sosial dapat dilakukan melalui transformasi kesadaran ekologis, integrasi nilai-nilai lingkungan dalam budaya masyarakat, pembangunan ekonomi berkelanjutan, serta partisipasi kolektif dalam pengelolaan lingkungan, dengan demikian ekosentrisme menjadi landasan penting dalam menciptakan sistem kehidupan yang berkelanjutan dan adil secara ekologis bagi generasi sekarang maupun mendatang.