Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan brand awareness dalam menghadapi persaingan bisnis digital yang semakin ketat, khususnya pada layanan IndiBiz PT Telkom Indonesia Daerah Pangkalpinang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Social Media Marketing, Brand Image dan Product Quality terhadap Brand Awareness. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Data penelitian merupakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dan analisis koefisien determinasi dengan bantuan aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Social Media Marketing berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Brand Awareness (t = 1,633; Sig. 0,106). Sementara itu Brand Image (t = 3,011; Sig. 0,003) dan Product Quality (t = 6,696; Sig. 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Awareness. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa sebesar 86,6% variasi brand awareness dapat dijelaskan oleh social media marketing, brand image dan product quality sedangkan sisanya sebesar 13,4% dapat dijelaskan oleh pengaruh variabel lain yang tidak diteliti oleh penulis. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan brand image dan product quality memiliki peran penting dalam meningkatkan brand awareness, sementara strategi social media marketing perlu dioptimalkan agar memberikan dampak yang lebih signifikan.