Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Masyarakat Mengenai Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Menjadi Kompos dengan Metode Kompos Takakura Amaliah, Yusriah; Toding, Pandin Bidangan
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 3 No. 7 (2026): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/f7phca30

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan teori yang telah diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam kerja nyata masyarakat Berdasarkan sifatnya, sampah dikelompokkan menjadi sampah organik dan anorganik. Sampah organik tergolong sampah yang mudah terurai secara alami dan sampah anorganik sulit terurai. Hingga saat ini, masalah sampah organik masih menjadi isu lingkungan yang terjadi di Indonesia, di wilayah perkotaan hingga pedesaan. Permasalahan ini penting untuk ditekankan kepada masyarakat untuk mulai mengelola sampah organik bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga untuk mitigasi perubahan iklim. Berdasarkan data yang diperoleh dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (SIPSN KLHK) bahwa kota Parepare menghasilkan sampah sekitar 79,33 ton setiap harinya pada tahun 2023. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengubah sampah organik menjadi sesuatu yang memiliki nilai dengan cara melakukan pengomposan metode takakura. Kegiatan ini dilaksanakan dengan 4 tahapan yaitu observasi, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil yang diperoleh yaitu telah terlaksananya program ini dan proses pengomposan takakura diperoleh hasil kompos yang telah matang dan siap diaplikasikan. Dapat disimpulkan bahwa inovasi ini merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi pupuk.