Sabela, Intan Novita Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HOAKS BERBASIS KECERDASAN BUATAN AI SEBAGAI TANTANGAN LITERASI MEDIA SOSIAL Sabela, Intan Novita Dwi; Saputra, Aldi; Kuncoro, Wahyu
RELASI Vol 6 No 01 (2026): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v6i01.2679

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan AI telah memberikan dampak signifikan pada lanskap media sosial, termasuk produksi dan distribusi informasi palsu. Teknologi AI memfasilitasi pembuatan konten yang tidak otentik namun tampak nyata, menjangkau khalayak luas dengan cepat, sehingga sulit dibedakan dari informasi yang asli. Situasi ini diperparah oleh algoritma media sosial yang menekankan interaksi pengguna, sehingga hoaks yang dihasilkan AI lebih mudah menyebar dan dipercaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hoaks berbasis AI sebagai tantangan terhadap literasi media sosial di era digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif berdasarkan tinjauan pustaka, dengan sumber data yang diambil dari artikel jurnal ilmiah, buku akademik, dan publikasi ilmiah daring yang relevan. Proses analisis data dilakukan melalui analisis konten kualitatif untuk menentukan karakteristik hoaks berbasis AI, bagaimana penyebarannya di media sosial, dan pentingnya literasi media sosial dalam mengatasinya. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa hoaks berbasis AI memiliki tingkat kemiripan yang tinggi dan penyebaran yang luas, didukung oleh algoritma media sosial yang memperdalam gelembung filter dan ruang gema. Rendahnya tingkat literasi media sosial membuat pengguna lebih rentan terhadap disinformasi dan menempatkan mereka pada risiko menyebarkan hoaks. Oleh karena itu, meningkatkan literasi media sosial merupakan langkah penting dalam meningkatkan ketahanan publik terhadap hoaks berbasis AI, melalui peningkatan k eterampilan berpikir kritis, pemahaman algoritma, dan tanggung jawab etis saat menggunakan media sosial.