Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan merancang serta mengembangkan sistem Smart Farming berbasis teknologi Internet of Things (IoT) pada budidaya tanaman Pakcoy Shanghai dengan metode hidroponik Nutrient Film Technique (NFT). Sistem ini memanfaatkan perangkat Arduino UNO R4 WiFi sebagai mikrokontroler utama yang terhubung dengan sensor TDS dan pH untuk mendeteksi kondisi larutan nutrisi AB Mix serta tingkat keasaman air secara real-time. Data yang diperoleh kemudian diproses dan ditampilkan melalui platform Arduino Cloud IoT Remote, sehingga memungkinkan proses pemantauan maupun pengendalian dilakukan secara jarak jauh dan otomatis oleh pengguna. Penelitian ini dilakukan di Kampung Buah Tilu, Desa Cisaat Padarincang, dengan latar belakang terbatasnya lahan pertanian di kawasan pedesaan. Oleh karena itu, sistem yang dikembangkan diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan sempit melalui penerapan teknologi modern. Fokus penelitian lebih ditekankan pada pengelolaan nutrisi tanaman dengan menjaga keseimbangan kadar TDS dan pH agar tetap berada dalam kondisi ideal. Adapun aspek lingkungan lain seperti pengendalian suhu dan kelembapan belum menjadi cakupan penelitian ini. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem Smart Farming hidroponik NFT berhasil meningkatkan efisiensi proses budidaya dengan memberikan visualisasi data secara real-time, menjaga kondisi nutrisi tetap ideal, serta mendukung pertumbuhan tanaman Pakcoy Shanghai dengan lebih optimal. Inovasi ini tidak hanya menghadirkan solusi yang ramah lingkungan dan hemat lahan, tetapi juga membuka peluang penerapan teknologi serupa di berbagai daerah pedesaan. Dengan begitu, integrasi IoT dalam sistem pertanian dapat mendorong peningkatan produktivitas, mutu hasil panen, serta memberdayakan masyarakat menuju pertanian modern yang berkelanjutan.