Ayyun, Annisa Qurrota
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Proses Transesterifikasi Menggunakan Katalis KOH untuk Produksi Minyak Diesel dari Minyak Jelantah Sari, Eriyani Intan; Ayyun, Annisa Qurrota; Bow, Yohandri; Effendy, Sahrul; Manggala, Agus
Jurnal Penelitian Sains Vol 28, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v28i1.1292

Abstract

Ketergantungan yang tinggi terhadap bahan bakar fosil terutama minyak bumi, menimbulkan permasalahan serius baik dari sisi ketersediaan sumber daya yang terbatas maupun dampak negatifnya terhadap lingkungan. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah telah mengambil berbagai langkah strategis guna mendorong pengembangan sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Salah satu fokus utama adalah biodiesel, bahan bakar nabati yang berasal dari minyak kelapa sawit produk unggulan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variasi konsentrasi katalis KOH dan suhu reaksi terhadap yield dan karakteristik biodiesel yang dihasilkan dari minyak goreng bekas melalui proses transesterifikasi. Konsentrasi katalis yang digunakan adalah 0,5 M dan 1,0 M, sedangkan suhu reaksi divariasikan pada 40°C, 50°C, dan 60°C. Parameter kualitas biodiesel yang diuji meliputi viskositas kinematik, titik nyala, dan angka setana sesuai dengan SNI 7182:2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimal dicapai dengan katalis KOH 0,5 M pada suhu reaksi 40°C, menghasilkan yield tertinggi sebesar 62,5%, viskositas kinematik 1,912 mm²/s, titik nyala 118,1°C, dan angka setana 60,0. Semua sampel memenuhi standar SNI untuk titik nyala dan angka setana, tetapi beberapa kombinasi suhu dan konsentrasi katalis menghasilkan viskositas di bawah batas minimum. Peningkatan suhu reaksi tidak selalu meningkatkan rendemen maupun sifat biodiesel, yang menunjukkan bahwa pemilihan kondisi optimal sangat penting untuk menghasilkan biodiesel yang memenuhi standar kualitas.