Tri Murni, Anggi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Dinas Kesehatan Dalam Penanganan Stunting di Kota Pekanbaru : UPT Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kecamatan Binawidya Tri Murni, Anggi; Yuza, Ahmad Fitra
Jurnal Mahasiswa Pemerintahan Vol. 3 No. 2 April 2026
Publisher : Laboratorium Program Studi Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/JMP.2025.27971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Kesehatan dalam penanganan stunting di Kota Pekanbaru dengan fokus pada UPT Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kecamatan Binawidya, serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Permasalahan stunting merupakan isu kesehatan masyarakat yang bersifat multidimensional dan memerlukan pendekatan strategis yang terintegrasi lintas sektor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian terdiri dari pihak Dinas Kesehatan, tenaga kesehatan Puskesmas, kader posyandu, dan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penanganan stunting oleh Dinas Kesehatan telah dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan program, pelaksanaan intervensi, pemantauan dan evaluasi, kolaborasi lintas sektor, serta partisipasi masyarakat. Program yang dilaksanakan meliputi pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan pertumbuhan balita, edukasi gizi, serta pemberian intervensi gizi spesifik dan sensitif. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, antara lain rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, kurang optimalnya koordinasi lintas sektor, serta keterbatasan anggaran operasional. Meskipun demikian, strategi yang diterapkan telah menunjukkan hasil yang cukup baik dengan adanya penurunan angka stunting di wilayah penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi Dinas Kesehatan dalam penanganan stunting telah berjalan cukup efektif, namun masih perlu penguatan pada aspek kolaborasi lintas sektor, pemberdayaan masyarakat, serta keberlanjutan program agar hasil yang dicapai lebih optimal dan berkelanjutan.