Rahmadinny, Nova
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RESPON DAN INTERAKSI SOSIAL SISWA SLOW LEARNER DALAM LINGKUNGAN BELAJAR DI SD NEGERI 42 PEKANBARU Rahmadinny, Nova; Hermita, Neni; Mulyani, Eva Astuti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4431

Abstract

Penulian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon dan interaksi siswa slow learner dalam lingkungan belajar di Sekolah Dasar Negeri 42 pekanbaru, apakah sikap siswa slow learner di dalam lingkungan belajarnya baik dan apakah respon dan interaksi sosial yang berupa komunikasi siswa slow learner baik dengan teman dan guru di dalam kelas.. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa slow learner. Teknik pengumpulan data dengan langkah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini memiliki instrumen berupa pedoman wawancara, dan pedoman observasi. Analisis data meliputi langkah reduksi data, penyajian, dan kesimpulan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa siswa slow learner AB siswa laki-laki dan MA siswi perempuan yang mengalami keterlambatan membaca dan kesulitan dalam memahami pembelajaran dengan cepat, akan tetapi siswa slow learner mampu merespon dan berinteraksi sosial dengan cukup baik bersama guru dan temannya. Dapat disimpulkan siswa slow learner dalam pembelajaran memiliki keterlambatan/ kesulitan, siswa slow learner melakukan segala aktivitas sendiri, tidak adanya rasa ingin bersaing dengan temannya saat pembelajaran. Dalam berinteraksi sosial di lingkungan belajar, siswa slow learner dapat dukungan adanya penerimaan dari temannya dan upaya guru dalam menyampaikan pesan dengan bahasa yang sederhana yang mudah dipahami. Sehingga dapat menghasilkan interaksi yang baik dan positif dalam adanya tanya jawab atau respon siswa slow learner. Dari penelitian ini, dalam pembelajaran guru menggunakan teknik pembelajaran diferensiatif dan peneliti dapat merekomendasikan untuk guru dalam menangani siswa slow learner, guru juga dapat melakukan pengajaran dengan strategi berbasis proyek dan berbasis masalah, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, memberikan motivasi kepada siswa slow learner dan secara konsisten memberikan pengulangan materi belajar agar dapat menjadi dorongan kepadanya dan dorongan positif agar siswa tumbuh menjadi siswa aktif yang dapat merespon dan berinterkasi sosial dengan baik dan penuh percaya diri lagi dalam proses belajar maupun dilingkungan sekolah.