Anggreini, Popy
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA FASE B DI SD NEGERI 005 GUNUNG MALELO KABUPATEN KAMPAR Anggreini, Popy; Putra, M. Jaya Adi; Mulyani, Eva Astuti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia pada Fase B di SD Negeri 005 Gunung Malelo Kabupaten Kampar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas III dan IV. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia; berkebhinekaan global; gotong royong; mandiri; bernalar kritis; dan kreatif telah terintegrasi dalam pembelajaran bahasa Indonesia melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kelas III menunjukkan tingkat keterlaksanaan yang lebih konsisten dibandingkan kelas IV, khususnya pada aspek disiplin, kepedulian terhadap lingkungan, dan kemandirian belajar. Implementasi dimensi Profil Pelajar Pancasila tidak hanya tampak dalam aktivitas pembelajaran, tetapi juga dalam interaksi sosial siswa, penggunaan bahasa, kerja kelompok, serta sikap terhadap perbedaan. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia berperan strategis sebagai wahana pembentukan karakter Profil Pelajar Pancasila. Namun, masih diperlukan penguatan strategi pedagogis, keteladanan guru, dan pembiasaan yang berkelanjutan agar seluruh dimensi berkembang secara optimal dan merata.