Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan berupa hasil belajar peserta didik yang belum optimal akibat pembelajaran yang cenderung berpusat pada pendidik serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media video animasi terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas III sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Subjek penelitian terdiri atas 56 peserta didik yang terbagi ke dalam kelas eksperimen (28 peserta didik) dan kelas kontrol (28 peserta didik). Data hasil belajar diperoleh melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t-test, dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 60,71 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nilai posttest kelas kontrol sebesar 55,36. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen (Sig. = 0,151). Pengujian menggunakan independent sample t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,236. Selain itu, hasil uji effect size menunjukkan nilai Cohen’s d sebesar 0,32 yang berada pada kategori pengaruh cukup. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media video animasi memberikan pengaruh terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas III sekolah dasar dan dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran dalam pembelajaran IPAS.