Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effectiveness of the KIP College Program in Supporting Student Studies Nindi Lestari; Khalimatus Sa’diah; Agus Lestari
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v4i1.1657

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the Smart Indonesia Card Program for College (KIP-Kuliah) in supporting the studies of students from underprivileged families. This study uses a descriptive method with a qualitative approach, through data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Based on the results of the literature review and interviews with KIP-Kuliah recipient students, it was found that this program significantly helps students in financing educational needs such as transportation, internet quota, and purchasing books, as well as increasing learning motivation. In addition, the KIP-Kuliah Program contributes to the development of student character, especially in building independence, leadership, and responsibility. However, this study also found several challenges, including delays in disbursement of funds and a tendency towards consumptive behavior among recipients of assistance. Problems in the information system and program monitoring also become obstacles in the evaluation and supervision of program implementation. Therefore, improvements to the fund disbursement system, recipient selection, character building, and strengthening of the integrated information system are needed to optimize the effectiveness of the KIP-Kuliah Program in the future. This study provides an overview that this program plays an important role in increasing equality of access to higher education in Indonesia, but still requires better management so that its benefits can be felt optimally by students.
Dampak Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru Terhadap Kualitas Pendidikan Di Sekolah Negeri Fita Dwi Ananta; Raysha Suhatman Putri; Agus Lestari
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 3 No. 1 (2025): JIPNAS- April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v3i1.513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kebijakan sistem zonasi dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terhadap mutu pendidikan di sekolah negeri. Kebijakan zonasi diterapkan oleh pemerintah dengan tujuan utama untuk menyamaratakan akses pendidikan serta mengurangi ketimpangan antar sekolah. Meski demikian, pelaksanaannya memunculkan beragam reaksi dari masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka serta observasi terbatas terhadap kebijakan dan implementasi PPDB di sejumlah sekolah negeri. Temuan dalam studi ini mengindikasikan bahwa kebijakan zonasi berkontribusi positif terhadap distribusi siswa yang lebih merata serta memberikan peluang belajar bagi peserta didik dari wilayah yang terpencil, tertinggal, atau terluar. Namun, di sisi lain, kebijakan ini juga membawa tantangan baru bagi dunia pendidikan, khususnya dalam hal kesiapan guru, kecukupan fasilitas pendukung, serta kemampuan sekolah dalam menyesuaikan diri dengan keberagaman latar belakang akademik siswa. Di beberapa kasus, sekolah-sekolah favorit mengalami penurunan mutu input siswa, sedangkan sekolah yang sebelumnya kurang diminati mengalami lonjakan jumlah pendaftar, namun belum diimbangi dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana. Temuan ini menyiratkan bahwa keberhasilan kebijakan zonasi sangat bergantung pada pemerataan kualitas dan sumber daya pendidikan di seluruh satuan pendidikan negeri. Oleh karena itu, penguatan kualitas pendidikan secara menyeluruh perlu dilakukan agar tujuan utama kebijakan ini dapat terealisasi secara maksimal. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan di sektor pendidikan.