Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan passing yang dimiliki oleh siswa U-13 di SSB Bandung Timur. Berdsarkan hasil observasi awal di SSB Bandung Timur, ditemukan pemain sering salah mengoper, setiap individu tidak mampu menguasi bola sepenuhnya sehingga dengan mudah dirampas oleh lawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan ground pass terhadap kemampuan passing dalam permainan sepak bola pada siswa U-13 SSB Bandung Timur tahun 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan desain one group pre-test and post-test. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 siswa,yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan passing bola rendah. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji t. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan rata-rata kemampuan passing dari nilai awal sebesar 4,8 menjadi 6,3 setelah diberikan perlakuan. Hasil uji statistik diperoleh thitung sebesar 8,6 yang lebih besar dibandingkan ttabel sebesar 1,761 pada taraf signifikansi 0,05. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan dari metode latihan ground pass terhadap kemampuan passing siswa. Peningkatan yang terjadi mencapai 27%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode latihan ground pass memberikan pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kemampuan passing siswa U-13 di SSB Bandung Timur. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode latihan ground pass memberikan pengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kemampuan passing siswa U-13 di SSB Bandung Timur.