Filter By Year

1945 2024


Found 10 documents
Search Pengembangan Perpustakaan Akademik

Open access’ dan wacana pengembangan perpustakaan akademik berkelanjutan Agus Rifai
Al Maktabah Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.487 KB) | DOI: 10.15408/almaktabah.v16i1.8083

Abstract

This paper deals with the concept of open acces in academic libraries, and in relation on the sustainable academic library development discourses. Based on literature review, it was found that open acces play strategic roles in the development of sustainable academic library. It i provides oppotunities and challanges as we ll as needs for academic libraries to re-orientate the r paradigm in providing acces and services to information. Open acces offers a wider acces to information as the implementation of “openes of information” and “ library for all” principles. It also provides a foundation for the sustainability of academic libraries and for universi-ty scholarship development
Strategi pengembangan kompetensi pustakawan akademik sebagai blended librarian dalam penyediaan layanan perpustakaan di era keilmuan digital Ulpah Andayani
Al Maktabah Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.363 KB) | DOI: 10.15408/almaktabah.v17i1.11061

Abstract

Paper ini menyajikan strategi peningkatan kompetensi pustakawan akademik dan perannya sebagai ‘blended librarian’ dalam produksi pengetahuan pada era keilmuan digital. Tugas utama suatu perguruan tinggi adalah menghasilkan temuan, inovasi, dan pengetahuan baru, dan karenanya segenap masyarakat kampus harus dapat bekerjasama dan terlibat dalam pelaksanaan tugas tersebut, termasuk pustakawan. Pustakawan akademik harus mampu berpartisipasi aktif dan berkolaborasi dan berbaur (blended) dengan para dosen dan peneliti kampus dalam berbagai kegiatan akademik. Paper ini ditulis berdasarkan studi yang telah dilakukan dengan menggunakan metode survey yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara online terhadap 50 pustakawan di lingkungan PTKIN.  Hasil studi menemukan bahwa menjadi blended librarian merupakan tantangan bagi pustakawan di lingkungan PTKIN. Oleh karena itu diperlukan strategi pengembangan kompetensi pustakawan PTKIN agar dapat berperan dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai blended librarian dalam produksi pengetahuan.Tiga kompetensi utama yang perlu dikembangkan adalah kompetensi professional di bidang perpustakaan, kompetensi pedagogik, dan kompetensi teknologi informasi, terutama dalam mendukung kegiatan keilmuan di universitas.
Seleksi Koleksi : Langkah Pengembangan Menuju Kualitas Layanan Perpustakaan Akademik Syukrinur, Syukrinur
LIBRIA Vol 8, No 2 (2016): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/1209

Abstract

Tulisan ini berjudul seleksi koleksi : langkah pengembangan menuju kualitas layanan perpustakaan akademik. Seleksi koleksi merupakan jantung dalam proses pengembangan koleksi. Prinsip seleksi koleksi dan kriteria seleksi dikaji dalam tulisan ini. Dengan kegiatan tersebut, Perpustakaan perguruan tinggi mendapatkan kualitas koleksi dan peningkatan mutu layanan perpustakaan Dengan demikian, pemustaka memanfaatkan koleksi secara maksimal dalam memenuhi kebutuhannya.
Startegi Pengembangan Layanan Perpustakaan Akademik di Era New Normal Untuk Mendukung Konsep Kampus Merdeka Naibaho, Kalarensi
AL-MAKTABAH Vol 19, No 2 (2020): Al-Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan akademik menghadapi tantangan besar di masa new normal saat ini. Tidak saja karena dampak dari pandemi covid 19 tapi juga karena perubahan kebijakan pemerintah dalam menjalankan program pendidikan, salah satunya adalah menerapkan konsep Kampus Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman pustakawan tentang konsep kampus merdeka, dan strategi yang dapat diterapkan di perpustakaan dalam pengembangan layanan, serta kendala yang akan dihadapi. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Informan terdiri dari 6 orang pustakawan senior, 4 dari perguruan tinggi negeri dan 2 dari perguruan tinggi swasta. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pustakawan memaknai konsep kampus merdeka sebagai kolaborasi antara dosen dan mahasiswa yang memerlukan manajemen baru, dan bertujuan untuk penguatan lembaga. Pustakawan menilai bahwa konsep kampus merdeka akan berdampak pada perubahan fungsi perpustakaan menjadi salah satu laboratorium dimana mahasiswa akan banyak melakukan praktik atau magang. Sementara kendala yang dihadapi terkait dengan kebijakan terkait akses, sarana, koleksi, dan pengembangan SDM. Pustakawan harus memiliki SDM yang memahami konsep interdisiplinaritas dan memiliki kemampuan melakukan supervisi. Untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh di era new normal, pengembangan koleksi difokuskan pada e-resources dan akses yang luas dari luar kampus. Disarankan agar pustakawan membuat rumusan pengelolaan layanan perpustakaan dalam rangka menerapkan konsep kampus merdeka di perguruan tinggi. Rumusan tersebut dapat dijadikan rencana pengembangan perpustakaan jangka menengah dan diintegrasikan dengan kebijakan lembaga induk.
Startegi Pengembangan Layanan Perpustakaan Akademik di Era New Normal Untuk Mendukung Konsep Kampus Merdeka Kalarensi Naibaho
Al Maktabah Vol 19, No 2 (2020): Al Maktabah
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/almaktabah.v19i2.24151

Abstract

Perpustakaan akademik menghadapi tantangan besar di masa new normal saat ini. Tidak saja karena dampak dari pandemi covid 19 tapi juga karena perubahan kebijakan pemerintah dalam menjalankan program pendidikan, salah satunya adalah menerapkan konsep Kampus Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pemahaman pustakawan tentang konsep kampus merdeka, dan strategi yang dapat diterapkan di perpustakaan dalam pengembangan layanan, serta kendala yang akan dihadapi. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Informan terdiri dari 6 orang pustakawan senior, 4 dari perguruan tinggi negeri dan 2 dari perguruan tinggi swasta. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pustakawan memaknai konsep kampus merdeka sebagai kolaborasi antara dosen dan mahasiswa yang memerlukan manajemen baru, dan bertujuan untuk penguatan lembaga. Pustakawan menilai bahwa konsep kampus merdeka akan berdampak pada perubahan fungsi perpustakaan menjadi salah satu laboratorium dimana mahasiswa akan banyak melakukan praktik atau magang. Sementara kendala yang dihadapi terkait dengan kebijakan terkait akses, sarana, koleksi, dan pengembangan SDM. Pustakawan harus memiliki SDM yang memahami konsep interdisiplinaritas dan memiliki kemampuan melakukan supervisi. Untuk mendukung proses pembelajaran jarak jauh di era new normal, pengembangan koleksi difokuskan pada e-resources dan akses yang luas dari luar kampus. Disarankan agar pustakawan membuat rumusan pengelolaan layanan perpustakaan dalam rangka menerapkan konsep kampus merdeka di perguruan tinggi. Rumusan tersebut dapat dijadikan rencana pengembangan perpustakaan jangka menengah dan diintegrasikan dengan kebijakan lembaga induk.
Proses Pengembangan Koleksi Perpustakaan Akademik Di Universitas Ibrahimy Sukorejo Situbondo Andi Santoso
UNILIB : Jurnal Perpustakaan Vol. 13 N0. 1 2022
Publisher : Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unilib.vol13.iss1.art6

Abstract

Untuk memenuhi tujuan perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan Pendidikan ataupun penelitian dan juga untuk mengelola hasil karya tulis atau cetak maka perlu sekiranya perpustakaan melakukan proses pengembangan koleski. Proses ini biasanya dimulai dari Analisa komunitas atau masyarakat sekitar dan kemudian menyeleksi koleksi apa saja yang akan ditampilkan di perpustakaan sampai dengan melakukan evaluasi terhadap koleksi yang dimiliki sehingga perpustakaan dapat memberikan suguhan informasi yang sesuai dengan kebutuhan para pemustaka. Sedangkan pada perpustakaan Universitas Ibrahimy masih tidak bisa merealisasikan secara maksimal proses pengembangan koleksinya. Artikel ini mengkaji proses pengembangan koleksi di perpustakaan UNIB dan melihat kendala yang terjadi dan peluang apa saja yang bisa dijadikan jalan keluar untuk dapat memaksimalkan proses pengembangan koleksi di perpustakaan UNIB. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan bahan pustaka. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari enam proses pengembangan koleksi baru ada tiga proses pengembangan koleksi yang dilakukan itupun tidak berjalan dengan maksimal. Hal ini terjadi karena kurangnya tenaga pustakawan yang ahli dibidang perpustakaan. Untuk memenuhi tujuan utama perpustakaan maka perlu sekiranya perpustakaan merealisasikan 3 proses pengembangan koleksi lainnya yang belum terlaksana
Pengembangan Perpustakaan Akademik Ida Fajar Priyanto
Media Informasi Vol 28 No 2 (2019): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4023.283 KB) | DOI: 10.22146/mi.v28i2.4124

Abstract

Perpustakaan akademik mengalami perkembangan yang cepat seiring perkembangan institusinya. Fasilitas yang tersedia berubah seiring perkembangan teknologi. Demikian juga pustakawan ikut berkembang secara profesional baik intern dan ekstern. Keberhasilan pustakawan dalam mengembangkan diri akan menjadi bagian keberhasilan lembaga akademiknya. Perpustakaan akademik memberikan layanan yang prima dari sisi organisasi dan profesional pustakawan akan memberikan dampak positif pemustaka.
Peningkatan Efisiensi Dan Kualitas di Politeknik Negeri Medan Melalui Pengembangan Sistem Informasi Akademik dan Repository Perpustakaan Agus Edy Rangkuti; Ferry Fachrizal
JURNAL AKUNTANSI AUDIT DAN PERPAJAKAN INDONESIA (JAAPI) Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Akuntansi Audit dan Perpajakan Indonesia (JAAPI)
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi UMN AL Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jaapi.v5i2.4020

Abstract

This study aims to develop an academic correspondence application within the student grade portal of Politeknik Negeri Medan and establish a repository in the institution's library. The benefits of this research include: 1) Enhancing Efficiency and Quality of Academic Services: The implementation of an online academic correspondence application enables the institution to improve administrative efficiency, reduce recording errors, and ensure more responsive and high-quality services for students and academic staff. 2) Improving Accessibility and Scientific Contribution: The library repository facilitates access to scientific works such as theses, journals, and faculty research. This supports learning and research activities while increasing the visibility and contribution of Politeknik Negeri Medan within the academic community. The research findings demonstrate the following outcomes: 1) Development of the Academic Correspondence Application: The application successfully provides an efficient solution to address various academic administration challenges, such as slow submission processes and lack of transparency. It enhances process speed, minimizes administrative errors, and improves the user experience for students and administrative staff. 2) Establishment of a DSpace-Based Library Repository: The repository offers a reliable digital platform for storing, managing, and accessing academic collections. It has effectively improved information accessibility, document management efficiency, and institutional visibility within the academic community.
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOLEKSI DI PERPUSTAKAAN AKADEMIK NEGARA BAGIAN IMO NIGERIA DAN TANZANIA Savitri, Agustin Gita; Zulaikha, Sri Rohyanti
Fihris: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 18 No. 2 (2023): DECEMBER
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, UIN Sunan Kalijaga Yogyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/fhrs.2023.182.114-127

Abstract

Libraries play a strategic role in improving the quality of education by providing informative and relevant collections. Collection development policies are essential, particularly for academic libraries that support theses and research conducted by the academic community. This study employs a literature review method, referencing various sources such as scientific books, journal articles, research reports, and regulations in both printed and electronic formats. Additionally, the study compares two journal articles discussing collection development policies in academic libraries in Africa, namely the Imo State Academic Library and the Tanzanian Academic Library. The findings indicate that both libraries have implemented collection development policies, including selection, acquisition, user studies, preservation, weeding, evaluation, and collaboration. However, the involvement of users in the selection process of library materials remains limited. Therefore, this study recommends increased user involvement in the selection process, the establishment of a Collection Development Department, periodic weeding, and enhanced collaboration among libraries.
Pengembangan Perpustakaan Akademik Fajar Priyanto, Ida
Media Informasi Vol 28 No 2 (2019): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mi.v28i2.4124

Abstract

Perpustakaan akademik mengalami perkembangan yang cepat seiring perkembangan institusinya. Fasilitas yang tersedia berubah seiring perkembangan teknologi. Demikian juga pustakawan ikut berkembang secara profesional baik intern dan ekstern. Keberhasilan pustakawan dalam mengembangkan diri akan menjadi bagian keberhasilan lembaga akademiknya. Perpustakaan akademik memberikan layanan yang prima dari sisi organisasi dan profesional pustakawan akan memberikan dampak positif pemustaka.

Page 1 of 1 | Total Record : 10