Penelitian ini dilatarbelakangi masih belum tercapainya KKM mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya materi mengidentifikasi unsur intrinsik cerita pada siswa kelas VI SDN Porong. Hal ini dikarenakan sebagian besar siswa masih belum memahami unsur intrinsik cerita. Permasalahan tersebut guru lebih sering menggunakan metode ceramah dan kurang menekankan pada aktivitas siswa sehingga sebagian besar siswa bosan, kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran dan berakibat pada rendahnya kemampuan siswa. Salah satu alternatif mengatasi masalah tersebut melalui model Cooperative Script. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian adalah siswa kelas VI berjumlah 47 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Teknik tes digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa. Teknik nontes digunakan untuk mengobservasi aktivitas siswa dan guru. Hasil penelitian dianalisis dengan teknik kuantitatif dan kualitatif. Dengan menerapkan model Cooperative Script, kemampuan siswa dalam mengidentifikasi unsur intrinsik cerita mengalami peningkatan. Pada prasiklus sebesar 47%, meningkat pada siklus I sebesar 72%, meningkat secara signifikan pada siklus II sebesar 94%. Dapat disimpulkan bahwa model Cooperative Script dapat meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur intrinsik cerita dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas VI SDN Porong.
Copyrights © 2019