JURNAL SAINTIS
Vol 16 No 2 (2016)

Penataan Ruang Parkir Badan Jalan Untuk Meningkatkan Kinerja Ruas Jalan Sudirman-Simpang Jalan Teuku Umar

Makmur, Rangga Putra (Unknown)
Boer, Astuti (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2016

Abstract

Akibat pembangunan yang semakin meningkat secara tidak langsung  menimbulkan adanya pergerakan lalulintas yang cukup padat sehingga menyebabkan kemacetan yang terlihat di beberapa ruas jalan besar dan persimpangan di Kota Pekanbaru.Pergerakan lalulintas yang padat tersebut menyebabkan berbagai permasalahan seperti parkir badan jalan (on street parking), tundaan, hambatan samping dan lain sebagainya. Parkir di tepi jalan merupakan fenomena yang menarik untuk dipelajari karena disatu sisi merupakan pilihan yang paling umum dilakukan oleh pengemudi dan di pihak lain merupakan hambatan samping yang dapat mempengaruhi kinerja jalan Ruas jalan yang cukup tinggi aktivitas lalulintasnya diantaranya adalah kawasan ruas Jalan Jendral Sudirman dan JalanTeuku Umar Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode yang berpedoman pada buku manual kapasitas jalan indonesia (MKJI, 1997) dan Direktorat Jendral Perhubungan Darat, penataan ruang parkir pada badan jalan ini dilakukan dengan melakukan metode survei untuk mengetahui karakteristik parkir, volume lalulintas yang terjadi dan mengukur geometri jalan guna melakukan perhitungan kapasitas, derajat kejenuhan, kecepatan arus bebas dan akumulasi parker serta kebutuhan ruang parkir.  Kemudian untuk mengatasi permasalahan yang ada, dicobauntuk membuat penataan parker dengan berbagai sudut. Dalam perhitungan arus lalulintas untuk Jalan arteri primer Sudirman pada hari libur pukul 17.00 – 18.00 WIB yaitu 3127 kend/jam dan perhitungan arus lalulintas untuk Jalan Teuku Umar di dapat data arus terbesar pada hari jum’at pukul 17.00 - 18.00 WIB yaitu 463,4 kend/jam. Kemudian dihitung kejenuhannya dengan cara membagi arus dengan kapasitas dari masing – masing lokasi jalan. Dari perhitungan didapat derajat kejenuhan untuk Jalan arteri primer Sudirman dengan jumlah rata-rata perhari sebesar 0,49 dan untuk Jalan Teuku Umar sebesar 0,17 dihitung berdasarkan rata – rata perhari. Hasil perhitungan ini dapat di ketahui bahwa Jalan arteri primer Sudirman dan Jalan Teuku Umar pada tahun 2015 belum di katakan jenuh. Hal ini dapat di lihat derajat kejenuhan yang <0,75 dan apabila derajat kejenuhan >0,75 maka jalan tersebut harus ditingkatkan. Hasil dari perhitungan derajat kejenuhan (DS) yang telah dihitung mempunyai nilai < 0,75, jadi arus masih stabil dan belum mencapai titik jenuh

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

saintis

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science

Description

Saintis is devoted to research on civil engineering related fields including geotechnics, transports, structures, water resources and others related with civil engineering topics. ...