Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia padasiswa kelas VII-B SMPN 1 Nguntoronadi Magetan Tahun Pelajaran 2018/109. Dengan penerapan gabungan metode ceramah dengan metode simulasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I, II, dan III) yaitu masing-masing 68,00%, 80,00%, d_an 96,00%. Pada siklus III ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai. Hal ini dapat diketahui Pada Siklu I dengan menerapkan penerapan gabungan metode ceramah dengan metode simulasi diperoleh nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 68,10 dan ketuntasan belajar mencapai 68,00% atau ada 17 siswa dari 32 siswa sudah tuntas belajar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus pertama secara klasikal siswa belum tuntas belajar, karena siswa yang memperoleh nilai Z 65 hanya sebesar 68,00%. Pada Siklus II diperoleh nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 75,71 dan ketuntasan belajar mencapai 80,00% atau ada 20 siswa dari 32 siswa sudah tuntas belajar. Serta Pada Siklus yang ke III diperoleh nilai rata-rata tes formatif sebesar 77,62 dan dari 32 siswa yang telah tuntas sebanyak 24 siswa dan 1 siswa belum mencapai ketuntasan belajar. Maka secara klasikal ketuntasan belajar yang telah tercapai sebesar 96,00% (termasuk kategori tuntas). Hasil pada siklus III ini mengalami peningkatan lebih baik dari siklus II. Adanya peningkatan hasil belajar pada siklus III ini. Berdasarkan analisis data, diperoleh aktivitas siswa dalam proses belajar mengajar dengan menerapkan gabungan metode ceramah dengan metode simulasi dalam setiap siklus mengalami peningkatan. Hal ini berdampak positif terhadap prestasi belajar siswa yaitu dapat ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata siswa pada setiap siklus yang terus mengalami peningkatan dan dapat dinyatakan Tuntas dan Berhasil
Copyrights © 2019