Isu merupakan sebuah kondisi atau peristiwa baik internal maupun external dalam sebuah organisasi, yang jika berlanjut akan mempunyai efek signifikan pada berfungsinya atau performa organisasi atau pada kepentingan organisasi dimasa datang. Sebuah isu dapat memberikan berbagai dampak positif namun juga dapat memberikan dampak negative pada perusahaan. Starbucks sebagai perusahaan kopi terbesar di dunia. Tertimpa isu bahwa CEO Starbucks mendukung LGBT dan Starbucks akan diboikot oleh PP Muhammadiyah. Isu sudah menjadi tahap krisis bagi perusahaan dan memberikan dampak buruk terhadap citra perusahaan. Isu semakin besarĀ karena mulai tersebar di berita online, maka perusahaan harus segera memberikan tindakan komunikasi kepada khalayak sehingga khalayak terutama konsumen untuk tetap memilih Starbucks sebagai tempat favorite mereka. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan cara Starbucks Indonesiamengklarifikasikan isudengan melakukan konferensi pers dan disebarkan melalui media online. Perusahaan menyampaikan informasi secara jujur dan terbuka kepada khalayak luas.Setelah mengklarifikasi isu, respon publik terhadap Starbucks mulai membaik dan isu pemboikotan menghilang.
Copyrights © 2018