Penelitian ini membahas mengenai pegerseran makna bakcang di era masyarakat modern. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana komodifikasi di dalam makna bakcang tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori makna, perubahan makna, denotasi dan konotasi serta komodifikasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif data diperoleh dengan melakukan wawancara dengan tujuh narasumber. Festival bakcang juga dikenal sebagai festival Duan Wu atau Peh Cun dan merupakan festival kebudayaan yang masih dilaksanakan hingga saat ini, festival bakcang sendiri jatuh pada tanggal lima bulan kelima dalam kalender penanggalan Tiongkok. Dari hasil penelitian ini dapat di tarik kesimpulan bahwa bakcang tidak memiliki makna khusus, makna bakcang di masyarakat mulai beragam dan terjadi pergeseran dikarenakan adanya keperluan masyarakat atau organisasi, masyarakat generasi muda sudah tidak mengetahui makna bakcang sendiri, bakcang juga menjadi komoditi ekonomi bagi pedagang, dan menjadi kegiatan pariwisata.
Copyrights © 2017