Koneksi
Vol 1, No 2 (2017): Koneksi

Komunikasi Penyandang Tunanetra Di Lingkungan Sosial

Kevin Richard Sandiata (Universitas Tarumanagara)
Sinta Paramita (Universitas Tarumanagara)



Article Info

Publish Date
26 May 2018

Abstract

Keterbatasan seseorang dapat menjadi hambatan dalam berkomunikasi. Keterbatasan seperti masalah penyakit, pertumbuhan atau perkembangan badan/fisik yang kurang baik, dan sebagainya. Keterbatasan dalam melihat (tunanetra) juga menjadi hambatan dalam berkomunikasi sehingga menghambat aktivitas dalam bekerja, atau pengembangan diri. Penelitian ini membahas komunikasi penyandang tunanetra di lingkungan sosial dan pandangan masyarakat terhadap penyandang tunanetra. Penulis mengambil objek penelitian di Panti Tunanetra Elsafan. Penelitian ini menggunakan konsep komunikasi verbal dan nonverbal, dan komunikasi antarpribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode case study atau studi kasus. Peneliti mewawancarai pendiri, kepala sekolah, dan anak-anak Elsafan, juga observasi di Yayasan Elsafan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi anak tunanetra dengan sesamanya, serta guru yang mengajar berjalan efektif. Terdapat feedback dalam pesan yang disampaikan. Namun, masih ada masyarakat yang belum bisa mengenal dan memahami penyandang tunanetra, sehingga sulit bagi penyandang tunanetra saat berbaur di lingkungan sosial. 

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

koneksi

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Koneksi (E-ISSN : 2598 - 0785) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Koneksi are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication ...