Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI)
Vol 4, No 2 (2016)

HUBUNGAN KETERISIAN DAN KEJELASAN DIAGNOSIS UTAMA PADA LEMBAR RINGKASAN MASUK DAN KELUAR DENGAN TERKODENYA DIAGNOSIS DI RS BHAYANGKARA YOGYAKARTA

Richard One Maxelly (STIKes Panti Waluya Malang)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2016

Abstract

AbstractA primary diagnosis of an important report that should exist in the medical record, especially on the summary sheet in and out. RS Bhayangkara in Yogyakarta is still a lack of clarity ketidakterisian and primary diagnosis at entry and exit summary sheet. The purpose of this study was to determine the relationship of occupancy and clarity of diagnosis terkodenya primary diagnosis on the summary sheet in and out. This type of research is quantitative with cross sectional design. The study population was inpatient medical record fourth quarter of 2015 as many as 297 medical records. Samples of 73 medical records were taken by systematic random sampling. Bivariate data analysis using Fisher's exac test. The results showed that no significant relationship between occupancy and clarity leading diagnosis at entry and exit summary sheet with terkodenya diagnosis at p = 0.001. The conclusions of this study is the diagnosis charged and written diagnosis is clearly supported by standard operating procedures.     Keywords: Occupancy, clarity of the writing of the main diagnostic, code                                                    AbstrakDiagnosis  utama merupakan laporan penting yang harus ada dalam rekam medis terutama pada lembar ringkasan masuk keluar. Di RS Bhayangkara Yogyakarta masih terdapat ketidakterisian dan ketidakjelasan diagnosis utama pada lembar ringkasan masuk dan keluar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keterisian dan kejelasan diagnosis terkodenya diagnosis utama pada lembar ringkasan masuk keluar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah rekam medis rawat inap triwulan IV tahun 2015 sebanyak 297 rekam medis.  Sampel sebesar 73 rekam medis yang  diambil melalui systematic random sampling. Analisis data secara bivariat dengan menggunakan Fisher’s Exac test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara keterisian dan kejelasan diagnosis utama pada lembar ringkasan masuk dan keluar dengan terkodenya diagnosis pada  nilai p = 0,001. Simpulan penelitian ini adalah diagnosis yang terisi dan tertulis diagnosis dengan jelas didukung oleh standar operasional  prosedur.Kata kunci: Keterisian dan kejelasan penulisan, diagnosis utama, kode

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jmiki

Publisher

Subject

Computer Science & IT Health Professions Public Health

Description

Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) diterbitkan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (APTIRMIKI) bekerjasama dengan Perhimpunan Profesional Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia(PORMIKI). JMIKI diterbitkan 2 kali dalam ...