Debat memegang peranan penting dalam membangun peradaban bangsa. Dalam membangun peradaban bangsa, tidak terlepas dari suatu permasalahan. Permasalahan tersebut tentu harus diatasi dengan memberikan solusi yang tepat. Solusi yang tepat “diilahirkan” melalui hasil keputusan musyawarah karena Indonesia merupakan negara yang demokratis. Mosi, afirmatif, dan oposisi sebagai unsur dalam berdebat terdapat dalam proses musyawarah untuk menghasilkan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh sebab itu, materi “debat” sebagai salah satu kompetensi dasar yang harus dicapai oleh siswa di sekolah menengah atas. Hal ini bertujuan agar siswa dapat berpikir kritis dalam memecahkan suatu permasalahan yang menuntut adanya suatu keputusan yang harus diambil. Dengan demikian, tindak tutur gelar wicara di televisi dapat dimafaatkan sebagai materi ajar “debat” di sekolah menengah atas. Tindak tutur tersebut terdiri atas tindak tutur asertif, tindak tutur direktif, tindak tutur komisif, dan tindak tutur ekspresif. Hal ini sebagai perwujudan dari pemanfaatan informasi dan teknologi pada media massa elektronik di Indonesia.
Copyrights © 2018