Jurnal Ternak
Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Ternak

Pengaruh Penambahan Dedak Padi Halus (Bekatul) dalam Ransum Terhadap Pertambahan Bobot Badan Ayam Broiler Periode Finisher

Inggal Purnomo (Fakultas Peternakan)
Dyah Wahyuning Aspirati (Fakultas Peternakan)
Mufid Dahlan (Fakultas Peternakan)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2016

Abstract

Penelitian tentang pengaruh tingkat penambahan dedak padi halus dalam ransum terhadap pertambahan bobot badan ayam broiler periode finisher di laksanakan pada tanggal 28 Mei sampai 20 Juni 2016 di peternakan milik Bapak. Abdul Majid Desa Waru, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan. Metode penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan tiga ulangan, adapun 3 perlakuan dengan di tambah dedak padi halus (bekatul) P0 = 0% P1 = 5% P2 = 10% P3 = 15%. Penelitian yang diamati ini adalah konsumsi pakan. Pertambahan bobot badan dan konversi ransum, Dari hasil penelitian yang diperoleh rata-rata konsumsi pakan pada perlakuan P0 = 3231 (gram), tidak berbeda nyata terhadap perlakuan P1= 3232 (gram), P2 = 3250 (gram) dan P3 = 3243 (gram), Rataan pertumbuhan bobot badan selama penelitian pada perlakuan P0 = 1524 (gram), tidak berbeda nyata dengan perlakuan P1 = 1528 (gram), namun berbeda sangat nyata terhadap perlakuan P2 = 1601 (gram) dan P3 = 1572 (gram). Rataan konversi ransum selama penelitian pada perlakuan P0 = 2.11 (gram) berpengaruh tidak nyata terhadap perlakuan P1 = 2.11 (gram), P2 = 2.02 (gram) dan P3 = 2.06 (gram). Untuk mendapatkan biaya termurah, disarankan menambahkan dedak padi halus (bekatul) sebesar 15 persen dalam pakan jadi agar dapat mengurangi biaya pakan dalam pemeliharan ayam broiler priode finisher.Keywords: bekatul, ayam broiler, bobot badan

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

ternak

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Veterinary

Description

Jurnal Ternak bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan ulasan tentang hewan-hewan tropis yang terkait dengan biosains, bioteknologi, sumber daya bio seperti ayam, bebek, puyuh jepang, sapi, kerbau, domba, kambing, babi, kuda, serta hewan endemik Indonesia yang tidak dipatenkan. , ...