Sebagai suatu perusahaan yang bersifat job order maka kelangsungan hidup perusahaan sangat tergantung pada pelanggan, salah satunya adalah perusahaan rotan. Perusahaan dalam proses produksi rotan kerap kali terjadi kesalahan dalam proses penganyaman seperti jenis ukuran yang tidak sesuai, barang yang sudah tidak layak dijual karena tidak kuat. Hal tersebut tentu saja akan menyebabkan kerugian bagi produktivitas rotan. Dengan adanya sistem informasi manajemen produksi ini dapat meminimalisir resiko dan mencegah terjadinya kesalahan dalam menentukan bahan baku rotan yang berkualitas karena akan berdampak pada hasil produksi.
Copyrights © 2018