Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang mengangkat masalah bagaimana meningkatkan kelincahan dan kecepataan lari sprint 100 meter melalui model tournament PAKEM di kelas X-2 SMA negeri 22 Makassar. Data hasil penelitian ini dikumpulkan melalui: (1) lembar observasi yaitu untuk merekam proses belajar mengajar berlangsung yang menggambarkan aktivitas belajar peserta didik berupa keberhasilan dan kelemahan tindakan yang diberikan, (2) data tentang hasil belajar peserta didik yang diperoleh dari tes ataupun non tes pada saat proses ataupun setelah pembelajaran berlangsung. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap persiapan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta beberapa aspek perbaikan tindakan pada siklus II dilakukan berdasarkan hasil temuan pada observasi di siklus I.Hasil olah data penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar peserta didik berdasarkan indikator aktivitas yang diamati dan hal ini berpengaruh kepada peningkatan hasil belajar peserta didik. Untuk hasil belajar juga sudah mengalami peningkatan dimana pada siklus I tidak ada peserta didik yang berada pada kategori sangat rendah, 2 orang (11,4%) yang berada pada kategori rendah, 8 orang (22,9%) yang berada pada kategori sedang, 20 orang (57,1%) yang berada pada kategori tinggi dan sisanya 3 orang (8,6%) yang berada pada kategori sangat tinggi, dengan ketuntasan klasikal 51,4% atau 18 orang. Setelah perbaikan proses pembelajaran melalui hasil refleksi siklus I, maka terjadi peningkatan hasil belajar dimana di siklus II tidak ada lagi peserta didik yang berada pada kateori rendah, untuk kategori sedang masih ada 3 orang (8,6%), kategori sangat tinggi ada sebanyak 10 orang (28,6%) dan persentase tertinggi adalah kategori tinggi mencapai 22 orang (62,8%), dengan ketuntasan klasikal 82,9% atau 29 orang, yang berarti mengalami peningkatan hasil belajar sebesar 31,5% dan tujuan penelitian tindakan kelas berdasarkan indikator keberhasilanĀ yang ditetapkan sudah tercapai. Berdasarkan analisis data observasi untuk aktivitas dan analisis hasil belajar tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model tournament PAKEM berhasil meningkatkan kelincahan dan kecepatan lari sprint 100 meter di kelas X-2 SMA Negeri 22 Makassar.
Copyrights © 2017