Pengajaran bahasa Inggris untuk anak di Indonesia semakin berkembang, bahkan bahasa Inggris sudah dikenalkan di taman kanak-kanak baik di kota maupun di desa. Demi tercapainya kesuksesan dalam mengajarkan bahasa Inggris untuk anak, khususnya usia pra-sekolah, guru harus memiliki pengetahuan tentang karakteristik belajar anak yang nantinya mempengaruhi teknik pengajaran bahasa Inggris untuk anak yang sesuai dengan karakteristik belajar anak. Karakteristik tersebut antara lain: 1) anak-anak belajar dari pengalaman fisik (learning by doing); 2) anak-anak mengalami kesulitan membedakan konsep konkret dan abstrak; 3) anak-anak dapat berkonsentrasi hanya dalam rentang waktu yang singkat; 4) anak-anak belajar dengan cara yang menyeluruh; dan 5) anak-anak menyukai pengulangan. Dengan mengetahui karakteristik belajar anak maka guru diharapkan dapat menerapkan teknik mengajar yang menarik, misalnya bernyanyi, permainan, bercerita, role-play, atau TPR sehingga prinsip bermain sambil belajar bagi anak pra-sekolah dapat diterapkan dengan sebenar-benarnya.
Copyrights © 2018