Ahmad Musthafa Al-Maraghi dalam tafsir Al-Maraghi menjelaskan bahwa untuk memahami hakikat dari nilai pendidikan kedisiplinan antara lain seperti yang telah dideskripsikan Allah dalam Q.S Al-’Ashr ayat 1-3, yang menjelaskn bahwa Allah telah bersumpah atas nama waktu, celakalah bagi manusia yang menyia-nyiakan waktu untuk hal kurang bermanfaat, kecuali orang yang memiliki keiman, selalu beramal soleh saling berwaiat terahdap kebenaran dan kesabaran. Metode yang digunakan adalah metode content analysis, karena penelitian ini bersipat normatif dan berkaitan dengan teks, yakni mengenai interprestasi Ahmad musthofa Al-Maraghi terhadap Q.S Al-’Ashr ayat 1-3 dalam tafsir Al-Maraghi. Teknik pengumpulan data yang di pergunakan adalah studi kepustakaan. Kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Tafsir Al-Qur’an surat Al-’Ashr ayat 1-3 menurut tafsir Al-Maraghi adalah sebagai berikut: a) Ayat 1 surat Al-’Ashr berisi pentingnya (makna) waktu dalam kehidupan manusia. b) Ayat 2 berisi manusia dalam keadaan merugi, kecuali orang yang Allah kecualikan. c) Pada ayat 3 menjelaskan 3 cara yang harus dilakukan agar tidak termasuk orang yang rugi, yaitu: Beriman dan beramal soleh,Saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. 2) Nilai-nilai pendidikan kedisiplinan dalam Q.S Al-’Ashr ayat 1-3 menurut tafsir Al-Maraghi adalah sebagai berikut: a) Disiplin adalah suatu keimanan yang kuat, yang menimbulkan dorongan untuk adanya niat memanfaatkan waktu. b) nilai kedisiplinan membuat seseorang mempunyai planing masa depan yang akan ditempuh, supaya memiliki tujuan jelas dan terarah. c) Prinsip disiplin dengan pemanfaatan waktu seefektif dan seefisien mungkin meminimalisir waktu tidak berguna yang menimbulkan penyesalan di kemudian hari. d) Apabila tertanam sifat disiplin akan menanamkan kedisiplinan kepada orang lain dengan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran. 3) Implikasi nilai-nilai pendidikan kedisiplinan dalam Q.S Al-’Ashr Ayat 1-3 adalah sebagai berikut: a) Niat disiplin akan timbul keikhlasan, ketenangan, dan kenyamanan. b) Membuat planing maka hidup akan jelas dan terarah dan adanya persiapan. c) Disiplin yang terjaga akan memiliki ketegasan dan kesuksesan. d) Menanamkan disiplin kepada orang lain maka akan meluasnya kedinamisan sifat memanfaatkan waktunya, akan banyak saudara sepemikiran dan keyakinan kuat dalam upaya melatih dirinya berbuat kebaikan, dan akan muncul menjadi suatu gerakan yang berupaya mengembalikan identitas diri manusia sebagai makhluk yang paling mulia dimuka bumi.
Copyrights © 2017