Anak mengkomunikasikan kebutuhan, pikiran, dan perasaannya melalui bahasa dengan kata-kata yang bermakna unik. Kemampuan anak memahami bahasa sebagian besar terbatas pada pandangannya sendiri. Dengan kata lain, anak memiliki keterbatasan bahasa dalam memahami bahasa dari sudut pandang orang lain. Meningkatnya perkembangan bahasa anak terjadi sebagai hasil perkembangan fungsi simbolis. Perkembangan simbol bahasa pada anak sangat berpengaruh terhadap kemampuan anak untuk belajar memahami bahasa dari pandangan orang lain dan meningkatkan kemampuannya untuk memecahkan persoalan.Anak-anak memiliki karakteristik perkembangan fisik dan psikologis yang khas. Oleh karena itu, guru harus mampu mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak tersebut. Pembelajaran hendaknya berorientasi pada kebutuhan anak. Anak usia sekolah sedang membutuhkan pengembangan fisik dan psikhis (kognitif, bahasa, fisik/motorik, sosial emosional dan seni) secara optimal. Oleh sebab itu, dalam pembelajaran bahasa, rancangan pembelajaran disesuaikan dengan taraf perkembangan anak. Jika kegiatan pembelajaran bahasa tidak dikaitkan dengan faktor-faktor perkembangan, anak-anak akan mengalami kegagalan dan frustasi. Kelas yang berpusat pada anak menawarkan kesempatan bagi keberhasilan bukan kefrustrasian. Akan tetapi tim pengajar tidak akan membuat semuanya mudah bagi semua anak, para guru menyesuaikan kegiatan pembelajaran yang menantang bagi setiap tingkat perkembangan anak.Kata Kunci: Pembelajaran, Bahasa, Perkembangan AnakĀ
Copyrights © 2018