Tanah merupakan material yang sangat berpengaruh dalam suatu pekerjaankonstruksi. Sebagian besar wilayah Indonesia khususnya Lampung berada pada tanahlempung berkerikil pada suatu daerah-daerah tertentu. Dua pokok permasalahan tanahlempung adalah penurunan yang besar dan daya dukung tanah yang kecil. Salah satu usahaperbaikan tanah yang akan diteliti adalah melalui pemadatan tanah. Pemadatan adalahusaha secara mekanik untuk merapatkan butir-butir tanah. Pemadatan dilakukan untukmengurangi volume tanah, mengurangi volume pori namun tidak mengurangi volume butirtanah.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pemadatan tanah dengan dua metodepemadatan yang berbeda yaitu pemadatan standard dan pemadatan modified yangdilakukan di Laboratorium dan untuk mendapatkan nilai koefisien permeabilitas tanahlempung berkerikil yang nantinya akan diaplikasikan dalam bidang teknik sipil sebagaitimbunan bangunan air seperti bendungan dan irigasi.Tanah yang akan dilakukan pemadatan adalah tanah lempung berkerikil yang berasaldari Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro. Penelitian Meliputi sifatfisik dan mekanik tanah yaitu parameter pemadatan dan uji permeabilitas. Pengujian iniberpedoman pada ASTM untuk setiap pengujian. Variasi kedua pemadatan standard danmodified yaitu terletak pada berat tanah, jumlah pukulan dan jumlah lapisan tanah. Untukuji permeabilitas dilakukan dengan menggunakan metode Constand Head.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai maksimum koefisien permeabilitasdiperoleh pada pemadatan standard yaitu dengan nilai rata-rata 1,9124E-06, padapemadatan modified yaitu dengan nilai rata-rata 1,76457E-06. Dari hasil nilai koefisienpermeabilitas ini nantinya akan diaplikasikan untuk bangunan air seperti pada bendungan,irigasi dan tanggul.Kata Kunci : Tanah Lempung Berkerikil, Koefisien Permeabilitas Tanah.
Copyrights © 2018